AYOJAKARTA.COM-Idul Kurban sebentar lagi. Penggunaan kantung plastik sebagai bungkus daging kurban masih terjadi di banyak wilayah.
Majelis Ulama Indonsia (MUI ) meminta warga tidak menggunakan kantung plastik, sebab dari sisi lingkungan kantung plastik sangat andil dalam pencemaran. Selain itu kantung plastik khususnya kantung hitam mengandung zat karsinogen dan berbahaya bagi kesehatan.
Untuk mengatasi hal itu, ada sejumlah alternatif yang dapat dipakai oleh masyarakat dalam membungkus daging kurban saat Idul Adha mendatang. Apa saja itu?
Baca Juga: 3 Tips Ampuh Hilangkan Bau Daging Kambing saat Idul Adha
1. Besek bambu
Terbuat dari anyaman bambu yang dibentuk kebanyakan kotak dan cukup ramah lingkungan. Daging langsung dapat dimasukan di dalamnya, praktis dan dapat dipakai beberapa kali.
- Daun pisang
Menurut studi daun pisang mengandung zat antibakteri, daging tinggal diletakkan ke atas permukaan daun. Bentuknya yang panjang dan lebar bisa langsung menutupi daging dengan cara dilipat atau digulung.
Baca Juga: Keutamaan Puasa Dzulhijjah, Menghapus Dosa Selama 2 Tahun hingga Dibebaskan dari Siksa Neraka
- Daun Jati
Daun Jati dapat menjadi pilihan pembungkus daging lainnya. Bentuknya lebar dapat membungkus daging rapat. Selain itu, daun jati juga memiliki karakteristik melawan Listeria monocytogenes yang banyak terdapat pada makanan, termasuk daging.
- Daun waru
Bentuknya yang mirip hati dan lebar juga dapat dipergunakan untuk membugkus daging kurban.
- Kardus (boks) kertas
Wadah ini bisa menjadi pilihan, kendati harus mengeluarkan uang lebih tinggi karena harganya agak mahal. Biasa untuk tempat makanan, tapi aman bila dimasukan daging. ***

Share this article
Idul Kurban sebentar lagi,masyarakat biasanya masih membungkus daging dengan kantung plastik, padahal MUI sudah melarangnya.