AYOJAKARTA.COM -- Sahur adalah waktu makan sahur atau makanan sebelum fajar di bulan Ramadan. Saat Ramadan, umat Islam diwajibkan untuk berpuasa selama siang hari, dan sahur menjadi waktu yang sangat penting untuk mempersiapkan diri dalam menjalani ibadah puasa.
Namun, seringkali muncul pertanyaan mengenai batas sahur sampai jam berapa dan apakah boleh makan setelah peringatan imsak?
Batas sahur sampai jam berapa?
Batas waktu sahur adalah waktu sebelum fajar, atau sebelum adzan Subuh. Dalam Islam, sahur adalah waktu yang sangat penting karena menjadi asupan energi selama menjalankan ibadah puasa selama seharian penuh.
Namun, batas waktu sahur akan berbeda-beda tergantung pada lokasi dan waktu setempat. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan waktu adzan Subuh dan menyesuaikan waktu sahur sesuai dengan zona waktu setempat.
Apakah boleh makan setelah peringatan imsak?
Setelah adzan subuh atau peringatan imsak, umat Islam seharusnya berhenti makan dan minum hingga waktu berbuka tiba.
Ini berarti bahwa makanan atau minuman apapun yang dikonsumsi setelah adzan subuh akan dianggap tidak sah dalam menjalankan ibadah puasa. Sehingga tidak makan atau minum setelah adzan Subuh hingga waktu berbuka tiba.
Di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Jakarta, peringatan imsak biasanya dilakukan 10 menit menjelang adzan Subuh.
Ketika peringatan imsak dikumandangkan, umat Islam masih boleh mengonsumsi makanan, asal jangan melewati batas waktu yakni saat masuk adzan Subuh tiba. Demikian menurut pendakwah Ustadz Abdul Somad.
Dalam Islam, puasa Ramadan merupakan salah satu ibadah yang sangat dihormati dan dianggap sebagai bentuk penghormatan kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, harus memperhatikan batas sahur dan berusaha untuk memperbanyak ibadah dan aktivitas yang membawa kebaikan selama bulan Ramadan.***