AYOJAKARTA.COM – Saat ini sudah memasuki bulan Ramadan, para umat Islam di seluruh dunia diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa.
Ketika berpuasa maka seseorang tidak boleh makan dan minum serta melakukan hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Biasanya di Indonesia ada yang namanya waktu imsak untuk memberitahukan bahwa waktu salat subuh sebentar lagi.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Tolak Timnas Israel Datang ke Indonesia di Piala Dunia U20, Ternyata Berdampak Fatal?
Lantas, apakah boleh makan dan minum setelah waktu imsak? Bagaimana hukumnya?
Ustaz Abdul Somad atau biasa dipanggil dengan sebutan UAS menjelaskan tentang hukum makan dan minum setelah waktu imsak.
“Setelah imsak apakah bisa makan dan minum?” tanya salah satu jamaah dikutip ayojakarta.com melalui YouTube Hijrah Daily, Senin (27/3/2023).
Menurut Ustaz Abdul Somad ketika dirinya menjalankan ibadah puasa di Maroko tidak ada penanda waktu imsak, yang ada waktu imsak hanya di Indonesia.
Sehingga batas waktu seseorang tidak boleh makan dan minum yakni ketika azan subuh berkumandang.
"Dua kali saya puasa di Maroko tak ada imsak. Kami makan aja terus. Makan, makan, makan. Pas sedang makan, Allahu akbar Allahu Akbar (azan subuh)," ujar UAS.
"Macam mana ini? Kalau ditelan, batal. Kalau dimuntahkan, sayang. Mantap!" lanjutnya.
Namun dirinya memastikan bahwa imsak bukanlah lampu merah untuk makan dan minum. Karena imsak itu 10 menit menjelang azan subuh.
Baca Juga: Waduh! Tindakan Mahfud MD Bocorkan Aliran Dana Mencurigakan Kemenkeu Ternyata Dilarang, Kenapa?
Lebih lanjut Ustaz Abdul Somad mengatakan bahwa di mazhab Syafii ada yang namanya imsak.
“Dalam madzhab Syafii, ada namanya imsak. Tapi bukan lampu merah,” ujarnya.
Menurutnya di saat waktu imsak maka bisa digunakan untuk menggosok gigi agar mulut bersih sebelum berpuasa.
Atau bisa dengan membaca Alquran ada 50 ayat sehingga nantinya waktu azan subuh berkumandang maka mulut sudah bersih dari sisa makanan sahur.
Baca Juga: Bersalaman Setelah Shalat Dilarang? Bagaimana Hukumnya Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
Namun yang harus menjadi perhatian menurut penceramah kondang ini, ketika waktu imsak sudah bersih imsak bukan lampu merah.
“Jadi kalau imsak gosok gigi, mulut bersih, baca Quran agak 50 ayat maka nanti waktu azan mulut sudah bersih. Jadi itu makna imsak, tapi bukan lampu merah,” kata Ustaz Abdul Somad.
Jika seseorang terlambat bangun, serta bangun ketika waktu imsak maka masih bisa menyantap sahur namun harus berhenti ketika azan berkumandang.***

Share this article
Penjelasn Ustaz Abdul Somad tentang hukum makan dan minum saat imsak, apakah diperbolehkan? atau batal? ternyata..