AYOJAKARTA.COM----Kasus penganiayaan Mario Dandy yang berbuah efek domino pada Dirjen Pajak mendapat sorotan Ustaz Abdul Somad.
Dalam salah satu kajian, penceramah Ustaz Abdul Somad yang dikenal senang berguyon tersebut sempat menyebut tentang pegawai pajak.
Pernyataan tersebut disampaikan Ustaz Abdul Somad ketika mengisi kajian selepas menunaikan ibadah salat Subuh berjamaah.
Pengajian yang diselenggarakan pada salah satu masjid di Provinsi Riau tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat.
Selain tokoh masyarakat, pengajian juga dihadiri oleh Dr. H. Ahmad, Msi yang merupakan anggota DPR RI Komisi VIII.
Dalam kesempatan tersebut, UAS membuka kajian dengan memberi pesan kepada jamaah untuk menjauhi tidur di waktu pagi.
“Kalau mau tidur pagi, sesudah terbit matahari, setelah sholat sunat Isyraq dua rakaat, habis itu tidurlah,” ujar Ustaz Abdul Somad kepada jamaah Subuh.
Namun demikian, jika di bulan ramadan seperti sekarang ini, sebaiknya tidur ditunda sejenak untuk melakukan kajian.
Saat menyampaikan kajian mengenai hadist nomor 225 dari kitab At Targhib wa Tarhib, UAS menyoal tentang seseorang yang tidak akan masuk surga.
“Siapa yang tidak masuk surga? Pegawai pajak,” jelas UAS yang langsung disambut pada jamaah dengan suara tawa.
Baca Juga: Lupa Baca Niat Puasa dan Tidak Sahur, Bagaimana Hukumnya Sah Atau Tidak? Buya Yahya Jelaskan Hal Ini
Setelah sempat menyampaikan kekhawatiran jika kalimatnya dipotong, UAS kemudian melanjutkan kajian.
“Jadi pegawai pajak yang mana yang tidak masuk surga itu?, kalau disini ada pegawai pajak, jangan panik dulu,” pinta UAS yang kembali disambut tawa jamaah.
Di tengah-tengah kajian, UAS kemudian menngecek telepon seluler dan mengabarkan sejumlah berita terkait kasus pajak di Indonesia.
“Jadi kalau yang amanah, yang jujur, maka Isya Allah tidak akan masuk neraka,” imbuh Ustaz Abdul Somad.
Sehubungan dengan adanya ajakan untuk tidak membayar pajak jika disalahgunakan oleh oknum perpajakan, UAS memberi pesan melalui cerita.
Baca Juga: Bolehkah Niat Puasa Ramadan untuk Sebulan? Buya Yahya Jelaskan Begini Cara Niat yang Benar
Menurut UAS, sebagai seorang yang bijak, maka membayar pajak merupakan bukti ketaatan terhadap aturan.
Anjuran membayar pajak, selain sebagai bentuk perilaku bijak juga sebuah dukungan terhadap pembangunan.
Pada kesempatan tersebut, UAS kemudian menyinggung tentang kasus oknum pejabat pajak yang putranya tersangkut perkara hukum.
“Kita terus membayar pajak sampai semua pegawai pajak punya Rubicon,” ujar Ustaz Abdul Somad yang kembali disambut gelak tawa jamaah.
Sebelum beralih bahasan, UAS menjelaskan bahwa pegawai pajak yang tidak masuk surga adalah mereka yang ikut menikmati hasil pajak untuk keuntungan pribadi.
Demikian seperti dikutip Ayojakarta dari kanal Youtube Tabung Wakaf Umat Official pada Senin, 27 Maret 2023. ***