AYOJAKARTA.COM - Hadapi banjir di musim hujan, Pemprov DKI Jakarta melalui BPBD bekerjasama dengan BMKG serta TNI AU sempat melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tahap keempat yang dilaksanakan pada 17-21 Agustus 2025.
Penyemaian ini dilakukan di area sekitar Perairan Utara DKI Jakarta, kabupaten Bekasi, Karawang, dan Subang.
OMC ini dilakukan agar curah hujan dapat merata di berbagai wilayah sehingga daerah yang memiliki potensi banjir ekstrem dapat diminimalisir.
Baca Juga: Taylor Swift-Travis Kelce Resmi Bertunangan, Ini 5 Fakta Menarik Hubungan Romansa Keduanya!
Selain melakukan OMC, Pemprov DKI Jakarta pun melakukan berbagai upaya seperti:
1. Pembersihan dan normalisasi saluran air
2. Penguatan sistem peringatan dini DPBD DKI Jakarta
3. Simulasi dan pleatihan kesiapsiagaan tingkat RW dan Kelurahan
4. Pemetaan wilayah rawan genangan dan Penyusunan rencana kontinjensi BPBD bersama lintas sektor
5. Edukasi dan sosialisasi publik melalui berbagai kanal
Baca Juga: Ganas Efisiensi Anggaran, Prabowo Malah Tambah 2 Lembaga Baru di Pemerintahan
4 Cara Ketahui Info Genangan dan Banjir
Kamu bisa loh mengetahui informasi banjir hingga genangan di DKI Jakarta secara aktual melalui 4 cara ini yakni:
Dapat memantau banjir secara realtime yang memiliki berbagai fitur mulai dari informasi tinggi muka air (TMA) di pintu air, Peta lokasi banjir, Data curah hujan dan potensi genangan hingga update kondisi lapanan dar BPBD DKI Jakarta.
2. JAKI
Aplikasi resmi dari Pemprov DKI Jakarta yang memiliki berbagai layanan terutama untuk laporan warga hingga layanan publik, informasi transportasi, banjir, kesehatan hingga polusi.
3. BMKG dan BPBD
BMKG tentu menjadi informasi nomor 1 untuk cuaca, iklim dan gempa. Bisa jadi acuan untuk peringatan dini potensi banjir dan cuaca ekstrem.
4. Jakarta Siaga 112
Layanan darurat ini bisa digunakan gratis tanpa pulsa untuk melaporkan berbagai macam keadaan darurat termasuk bencana banjir.***