AYOJAKARTA.COM - Ada kabar terbaru dari pemerintah Indonesia, Presiden Prabowo Subianto diketahui membuat 2 lembaga baru di tengah efisiensi yang gencar dilakukan.
Prabowo resmi membuat 2 lembaga pemerintahan yakni Badan Otorita Pantai Utara (Pantura) Jawa dan Badan Industrial Mineral.
Pimpinan dari 2 badan tersebut diketahui sudah dilantik pada Senin, 25 Agustus 2025 di Istana Negara.
Baca Juga: Komisi XI DPR RI Apresiasi Wondr Multicurrency, BNI Dorong Efisiensi Transaksi Internasional
Lantas siapa saja kepala dan wakil yang menjabat?
1. Badan Otorita Pengelola Pantai Utara (Pantura) Jawa
Kepala:
- Laksamana Madya TNI (Purn.) Didit Herdiawan Ashaf yang menjabat juga sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Wakil Kepala:
- Suhajar Diantoro pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal kementerian Dalam Negeri.
- Darwin Trisna Djadawinata menjabat sebagai Direktur Operasional dan Keuangan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
Pengangkatan ketiganya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 76/P Tahun 2025.
2. Badan Industri Mineral
Kepala:
- Brian Yuliarto menjabat pula sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek)
Penunjukan ini sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 77/P Tahun 2025.
. Sedangkan untuk nama wakil kepala Badan Industri Mineral belum diumumkan ke publik
Alasan dibuat 2 lembaga baru:
Dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber alasan dari pembuatan 2 lembaga baru dalam pemerintahan menurut Prasetyo Hadi selaku Menteri Sekretaris Negara, karena 2 badan ini dibutuhkan oleh Indonesia.
"betul-betul adanya kebutuhan," pungkasnya.
Adanya badan Otoria Pengelola Pantura Jawa ini berkaitan dengan pembangunan Giant Sea Wall atau Tanggul pantai Utara Jawa yang direncanakan sejak tahu 1990-an.
Karena itu perlu adanya lembaga yang mengurus hal ini terlebih untuk menghindari banjir rob yang terjadi di pesisir utara.
Sedangkan untuk Badan Industri Mineral, agar sumber daya alam indonesia dapat dikelola dengan benar.***

Share this article
Ada kabar terbaru dari pemerintah Indonesia, Presiden Prabowo Subianto diketahui membuat 2 lembaga baru di tengah efisiensi yang gencar dilakukan.