Metropolitan

Bulan Oktober 2025, Ada Potensi Banjir Rob di 8 Pesisir Wilayah DKI Jakarta? Dinas SDA Bagikan Informasi Ini

Oleh: Jinan Vania Barizky Senin 29 Sep 2025, 17:59 WIB
Ilustrasi Banjir Rob Jakarta. (Sumber: sinarji.dsdajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Dinas Sumber Daya Alam (SDA) Provinsi DKI Jakartamembagikan informasi mengenai prediksi banjir rob di pesisir wilayah ibu kota untuk periode 1-31 Oktober 2025.

Setidaknya terdapat 8 wilayah di pesisir DKI Jakarta yang rawan banjir rob yakni Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Marunda, Cilincing, Muara Angke, Tanjung Priok, dan daerah pulau‐pulau pesisir.

Dari hasil pemodelan kondisi penurunan tanah, sea level rise, elevasi pesisir, dan pasang surut Teluk Jakarta menunjukkan bahwa pesisir Jakarta tidak berpotensi banjir rob sepanjang bulan Oktober 2025, pasang laut tertinggi sebesar 0,53 m.

Baca Juga: Polemik Program MBG, Mendagri Tito Karnavian Imbau UKS Berperan Aktif Mengecek Hidangan

Kenaikan pasang maksimum air laut dan kondisi permukaan laut yang lebih tinggi bisa menyebabkan genangan di pemukiman warga yang mengganggu aktivitas pelayaran/nelayan, serta menggerus daratan atau lahan pesisir.

Sebagai informasi banjir rob memiliki bahaya dan dampak bagi warga yang tinggal di pesisir DKI Jakarta seperti:

  • Genangan di permukiman: air laut bisa merembes ke rumah-rumah, jalan, dan area publik di pesisir.
  • Kerusakan bangunan & infrastruktur: terutama bagian bawah bangunan, pondasi, dinding, sarana penahan air (tanggul, dinding laut) bisa rusak atau terkikis.
  • Erosi & abrasi pantai: rob yang terus terjadi dapat mengikis tebing pantai atau daratan pesisir.

Baca Juga: Total Hadiah Rp12 Juta! Eduversal Foundation Kembali Hadir dengan Ajang Olahraga dan Aksi Sosial, CEK Info Lengkapnya

  • Gangguan sanitasi & kesehatan: air laut bisa mencampur air bersih, memicu kontaminasi air minum dan lingkungan.
  • Kerugian ekonomi: aktivitas nelayan, usaha pesisir, transportasi laut, pelabuhan kecil bisa terganggu.
  • Risiko bagi penduduk rentan: lanjut usia, anak-anak, dan orang dengan kondisi kesehatan lemah lebih rentan terhadap dampak genangan dan kelembapan.

Di bukan Oktober 2025 ini diprediksi tidak akan terjadi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir DKI Jakarta, namun warga yang tinggal di daerah tersebut mencari informasi secara berkala.

Hal ini karena potensi ke banjir rob akan sangat tergantung dengan keberlangsungan penurunan tanah serta upaya mitigasi yang dilakukan.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky