AYOJAKARTA.COM - Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penuntasan tuberkulosis (TBC) dan Pembahasan makan Bergizi Gratis (MBG) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebutkan bahwa daerah harus berperan aktif dan mengoptimalkan peran dinas kesehatan.
Lebih lanjut ia menyebutkan dinas kesehatan beserta jajaran terkait dapat melakukan rapat internal guna membahas proses bisnis, mekanisme pengecekan makanan di lapangan, sekaligus menerbitkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Selain itu Mendagri pun menyinggung soal Unit Kesehatan Sekolah yang bisa berperan aktif untuk mengecek kualitas makanan yang dihidangkan.
Baca Juga: Pramono Anung Soal Raperda Kawasan Tanpa Rokok (KTR): Tidak Boleh Merugikan UMKM
“Sebelum dihidangkan ada UKS, Unit Kesehatan Sekolah yang akan mengecek kualitas. Jadi pengecekan yang di dapur, pengecekannya lagi oleh ahli gizi dan mungkin dinas kesehatan, dan kemudian pada waktu di sekolah sampai, itu ada lagi bisa pengecekan oleh Unit Kesehatan Sekolah yang di bawah kendali dari Dinas Pendidikan yang bosnya ya kepala daerah,” ujarnya dikutip ayojakarta.com dari situs resmi Kemendagri pada Senin, 29 September 2025.
Dalam rakor tersebutpun diketahui turut hadir Menko PMK Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang, Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Tomsi Tohir, serta pejabat terkait di lingkungan kementerian/lembaga.
Hadir pula secara virtual Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi, serta para kepala daerah.
Selain membahas mengenai program MBG yang sedang menjadi sorotan, TBC pun menjadi salah satu prioritas.
Pasalnya, kasus tersebut diketahui telah banyak dialami masyarakat. Bahkan, menurut data Global Tuberculosis Report 2024, Indonesia menjadi negara dengan estimasi kasus dan kematian akibat TBC tertinggi ke-2 di dunia.
“Ini menjadi atensi yang serius bagi kita, dan mohon ini juga menjadi sinyal bahwa penanganan TB ini menjadi perhatian dan priority dari semua daerah juga,” pungkasnya.***

Share this article
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyinggung soal Unit Kesehatan Sekolah yang bisa berperan aktif untuk mengecek kualitas makanan yang dihidangkan.