Metropolitan

Indosat Proyeksikan Lonjakan Trafik 19,7% di Jakarta Raya Pada Momen Natal dan Tahun Baru

Oleh: Birny Birdieni Selasa 23 Des 2025, 19:52 WIB
(Kiri-kanan) SVP Head of Region Inner Jakarta, Shatya Framudia dan Fahroni Arifin, SVP-Head of Marketing Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison. (Dok Indosat Ooredoo Hutchison)

AYOJAKARTA.COM-- Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) memprediksi lonjakan trafik di wilayah Jakarta Raya mencapai 19,7% pada momen Natal dan Tahun Baru 2026 mendatang. SVP Head of Region Inner Jakarta, Shatya Framudia mengatakan bahwa mayoritas pengguna Indosat berada di Jakarta Raya.

"Banyak yang belum menyadari bahwa Indosat di Jakarta Raya memiliki sekitar 43–47% pangsa pengguna. Artinya, hampir setengah populasi pelanggan seluler di Jakarta Raya menggunakan Indosat," jelas Shatya dalam media gatheringnya di Jakarta, Selasa 23 Desember 2025.

Puncak penggunaan diperkirakan terjadi pada periode 22 Desember 2025 – 04 Januari 2026 dengan lonjakan trafik diprediksi terjadi secara signifikan di pusat perbelanjaan, kawasan hiburan, area perkantoran, restoran, serta hunian vertikal, yang menjadi titik aktivitas utama masyarakat selama libur akhir tahun.

"Kebutuhan kapasitas dan reliabilitas sangat tinggi. Pada periode ini, emosi dan ekspektasi pelanggan juga meningkat. Karena itu, selain kesiapan jaringan, kami juga menyiapkan layanan pelanggan berbasis AI dan Human Service," jelas Shatya.

Baca Juga: Indosat Perkuat Ekspansi 5G Berbasis AIvolusi5G di Jakarta Raya untuk Dukung Kesiapan Jaringan Nataru

Untuk mengantisipasi lonjakan trafik tersebut, Indosat melakukan optimalisasi kapasitas dan penguatan jaringan di 99 BTS yang tersebar di 51 kecamatan di wilayah Inner Jakarta yang mencakup DKI Jakarta, Depok, Bekasi hingga Karawang.

Upaya ini difokuskan pada kawasan pusat bisnis, pusat perbelanjaan, area perkantoran, hunian vertikal, serta koridor utama aktivitas masyarakat, yang selama periode Nataru diperkirakan mengalami penggunaan jaringan secara simultan dalam skala besar.

Selain penguatan BTS eksisting, Indosat juga menyiagakan pengaturan kapasitas tambahan pada titik-titik dengan potensi lonjakan tertinggi, termasuk pusat perbelanjaan utama, kawasan hiburan, serta area publik dengan kepadatan tinggi.

Baca Juga: Prompt Kartu Ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang Keren

Seluruh kesiapan jaringan ini dipantau secara terpusat melalui Command Center Indosat yang beroperasi 24/7, memungkinkan deteksi dini serta penanganan cepat terhadap potensi gangguan layanan.

"Kami memanfaatkan AI untuk menangani masalah rutin dan berulang, misalnya melalui chatbot.

Namun kami memahami bahwa pelanggan tetap ingin dilayani manusia. Pengalaman AI dan manusia berbeda. Karena itu, kami menggabungkan AI dan human service, agar masalah sederhana ditangani AI secara cepat," papar dia.

Baca Juga: UMP Jakarta 2026 Naik Berapa Persen? Siap-siap! Gubernur Pramono Anung Segera Beri Pengumuman Penting

Sebagai informasi, jaringan di Jakarta Raya, mencakup Inner Jakarta, Outer Jakarta, dan Jawa Barat , menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Sebagai pusat aktivitas perkotaan dengan tingkat kepadatan tertinggi, area Inner Jakarta yang mencakup DKI Jakarta, Bekasi, Depok hingga Karawang, diproyeksikan mengalami peningkatan signifikan pada trafik layanan data seiring meningkatnya aktivitas hiburan, belanja pertemuan sosial, serta penggunaan layanan digital yang didominasi oleh lingkungan indoor dan kawasan dengan kepadatan gedung tinggi.

Periode Natal dan Tahun Baru merupakan momen di mana aktivitas masyarakat di pusat kota tidak hanya bergeser ke perjalanan luar kota, tetapi juga terpusat pada kawasan komersial, pusat perbelanjaan, area kuliner, hunian vertikal, dan ruang publik perkotaan.

Reporter Birny Birdieni
Editor Birny Birdieni