AYOJAKARTA.COM-- Menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) terus memperkuat kesiapan jaringannya di kawasan Jakarta Raya yang mencakup wilayan Inner Jakarta, Outer Jakarta hinggal Jawa Barat melalui ekspansi jaringan 5G berbasis teknologi AIvolusi5G, guna memastikan konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan aman di tengah meningkatnya mobilitas serta aktivitas digital masyarakat.
EVP–Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison, Chandra Pradyot Singh mengatakan bahwa penguatan jaringan ini merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk selalu hadir di momen-momen penting masyarakat. “Di periode Natal dan Tahun Baru, konektivitas bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga stabilitas dan rasa aman," ungka dia di Jakarta, Selasa 23 Desember 2025.
Melalui AIvolusi5G, lanjut dia, Indosat memastikan jaringan Indosat tetap adaptif, andal, dan relevan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin digital, khususnya di kawasan Jakarta Raya dengan tingkat aktivitas yang sangat tinggi.
Sebagai pusat aktivitas ekonomi dan digital nasional, Jakarta Raya memiliki karakter lalu lintas data yang dinamis, padat, dan terus berkembang. Untuk itu, Indosat tidak hanya menambah kapasitas jaringan, tetapi juga mengadopsi pendekatan berbasis kecerdasan artifisial yang memungkinkan jaringan beradaptasi secara real-time terhadap kondisi lapangan, termasuk lonjakan trafik musiman selama Nataru.
Baca Juga: Tak Jadi Hari Ini, UMP Jakarta 2026 akan Diumumkan Pramono Anung Besok!
AIvolusi5G merupakan teknologi yang mengintegrasikan kecerdasan artifisial langsung di dalam jaringan, Indosat mampu mengoptimalkan performa jaringan secara otomatis; mulai dari pengelolaan kepadatan pengguna, pola mobilitas, hingga distribusi kapasitas secara dinamis, sehingga kualitas layanan tetap terjaga di berbagai kondisi penggunaan.
Kehadiran AIvolusi5G juga menghadirkan lompatan signifikan dibandingkan jaringan 4G, baik dari sisi kecepatan maupun latensi. Berdasarkan data Indosat, rata-rata kecepatan unduh jaringan 4G berada di kisaran 33 Mbps, sementara jaringan 5G mampu mencapai 67 Mbps, atau sekitar 2 kali lebih cepat.
Dalam kondisi optimal, kecepatan unduh 5G bahkan dapat menembus 200 Mbps hingga 400 Mbps.
Untuk kecepatan unggah, jaringan 5G mencatat performa hingga 31 Mbps, jauh di atas 4G yang berada di kisaran 16 Mbps, menghadirkan pengalaman digital yang lebih responsif untuk berbagai aktivitas sehari-hari.
Keunggulan AIvolusi5G tidak hanya terletak pada kecepatan. Dengan pemrosesan langsung di jaringan (on-network processing), teknologi ini mampu menyesuaikan performa jaringan secara real-time sesuai kebutuhan pengguna, tanpa memerlukan aplikasi tambahan atau perangkat khusus.
SVP Head of Region Inner Jakarta, Shatya Framudia menambahkan bahwa mayoritas pengguna Indosat berada di Jakarta Raya. "Banyak yang belum menyadari bahwa Indosat di Jakarta Raya memiliki sekitar 43–47% pangsa pengguna. Artinya, hampir setengah populasi pelanggan seluler di Jakarta Raya menggunakan Indosat," jelas dia.
Shatya menegaskan bahwa hal ini membawa tanggung jawab yang sangat besar bagi Indosat untuk memastikan kualitas layanan benar-benar memuaskan dan sesuai ekspektasi pelanggan. Namun demikian, saat ini, pengguna 5G di Jakarta Raya baru sekitar 18%.
"Artinya, pengguna 5G masih minoritas. Pertanyaannya sering muncul. Kenapa repot-repot membangun 5G kalau penggunanya masih sedikit?,” katanya bertanya. Jawabannya sederhana bahwa "Masa Depan Pasti Datang."
Baca Juga: Link Live Streaming Misa Malam Natal 2025 di Katedral Jakarta, Tayang Pukul 17.00 WIB dan 20.30 WIB
"Kebutuhan jaringan masa depan harus disiapkan dari sekarang. Karena 5G bukan hanya soal kecepatan, tetapi latensi rendah, stabilitas tinggi serta konektivitas dan IoT.Bahkan di sektor industri, 5G sudah lebih dulu dimanfaatkan dibandingkan konsumen ritel," jelas Shatya.
Di kawasan Inner Jakarta, yang mencakup area DKI Jakarta hingga ke Bekasi dan Karawang, ekspansi 5G Indosat saat ini telah menjangkau 32 kecamatan atau sekitar 26% dari total kecamatan di wilayah Inner Jakarta dengan coverage 5G mencapai 34%.
Cakupan ini difokuskan pada kawasan pusat bisnis, area perkantoran, pusat komersial, serta koridor mobilitas utama yang memiliki kepadatan gedung tinggi dan trafik data yang intens.
Share this article
Menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) terus memperkuat kesiapan jaringannya di kawasan Jakarta Raya yang mencakup wilayan Inner Jakarta