AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta mulai menggarap revitalisasi kawasan di sekitar Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta.
Penataan ini ditujukan untuk menghadirkan ruang publik yang lebih tertata, nyaman, dan memiliki fungsi beragam bagi masyarakat.
Sehubungan dengan pengerjaan ini, Dishub DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan MH Thamrin mulai 10-30 Mei 2026.
Area ini nantinya akan menjadi ruang multifungsi (extended concourse) dan tiga entre (entrance) baru.

Di area trotoar, satu lajur sepeda dan sebagian lajur badan jalan akan terokupansi pagar kerja.
Dengan demikian, lalu lintas yang awalnya terdiri dari satu lajur sepeda, tiga lajur reguler, dan satu lajur Transjakarta akan menjadi tiga lajur mixed traffic.
Proyek ini adalah bagian dari pengembangan sirkulasi bawah tanah serta membuka potensi interkoneksi dengan area komersial.
Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo mengatakan dua entre nantinya akan dilengkapi dengan tangga dan eskalator.

Sedangkan satu entre lagi akan dilengkapi dengan elevator menuju ke area pejalan kaki di sisi kiri dan kanan jalan Jalan MH Thamrin.
Area tersebut nanti bisa diakses melalui lift yang ada di Halte Transjakarta Bundaran HI.
Selain itu, di ruang multifungsi dan entre baru ini juga akan dibangun suar penyejuk dan ventilasi (cooling and ventilation tower).
Lebih lanjut, Rendy mengatakan bahwa penyelesaian revitalisasi ini ditargetkan pada pertengahan tahun 2027 mendatang.
“Pengembangan ini bertujuan agar Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta dapat menjadi pusat kawasan berorientasi transit yang mengusung interkoneksi dengan bangunan di sekitarnya, sesuai dengan prinsip transit-oriented development yang diusung PT MRT Jakarta,” ujar Rendy.***