AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung masih memberikan kesempatan kepada tiga petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang terlibat dalam unggahan foto berbasis kecerdasan buatan (AI) terkait penanganan parkir liar di wilayah Kalisari untuk tetap bekerja.
Keputusan tersebut disampaikan Pramono setelah menghadiri acara townhall meeting bersama para petugas PPSU dan jajaran Pemprov DKI Jakarta di Taman Ismail Marzuki, Rabu (15/4).
Sebelumnya, ketiga petugas tersebut sudah mendapatkan surat peringatan atau SP1 terkait kasus ini.
Pramono mengatakan, secara pribadi ia menemui ketiga petugas tersebut.

Dalam pertemuan itu, Pram menyampaikan bahwa ini adalah kesempatan terakhir bagi mereka jika masih ingin bekerja di DKI Jakarta.
Jika nantinya mereka mengulangi lagi, kata Pram akan segera ditindak tegas.
Sementara itu, untuk Lurah Kalisari Siti Nurhasanah dan dua pejabat yakni Kepala Seksi (Kasi) Ekonomi Pembangunan serta Kasi Pemerintahan dibebastugaskan dari jabatannya.
Lebih lanjut, Pramono menegaskan serta memberi arahan kepada petugas PPSU agar tidak melakukan tindakan serupa untuk ke depan.

Seluruh jajaran DKI Jakarta diminta untuk saling berkolaborasi agar Jakarta dapat menjadi kota yang lebih baik.
Pemprov DKI Jakarta berharap, dengan diberikannya kesempatan ini, para petugas PPSU bisa memperbaiki kinerja dan kembali fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan kondisi di lapangan.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang tidak hanya disiplin, tapi juga menjunjung tinggi integritas dan tanggung jawab di lingkungan pemerintahan.***