AYOJAKARTA.COM - Balai Kota Jakarta dipenuhi oleh ratusan pelamar kerja yang mencoba peruntungan untuk mendaftar sebagai Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dalam beberapa hari terakhir.
Fenomena ini terjadi akibat adanya miskomunikasi mengenai lokasi pendaftaran yang seharusnya dilakukan di tingkat kelurahan, bukan langsung di Balai Kota.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, menjelaskan bahwa tingginya antusiasme warga merupakan respons positif terhadap kebijakan Gubernur Pramono Anung terkait pembukaan rekrutmen PPSU, Damkar, dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).
"Pastinya kita pertama bersyukur karena antusiasme warga menyambut kebijakan dari Gubernur Pramono Anung terkait dengan pembukaan rekrutmen untuk PPSU, DAMKEN, PJLP. Ini suatu hal yang saya rasa patut disyukuri," ungkap Chico Hakim.
Ia menambahkan bahwa tingginya minat juga disebabkan oleh banyaknya PHK dan kebutuhan akan pekerjaan di Jakarta, di mana terdapat sekitar 500.000 warga yang membutuhkan pekerjaan.
Menurut Chico Hakim, salah satu faktor pendorong antusiasme pelamar PPSU adalah diturunkannya persyaratan pendidikan menjadi lulusan SD, membuka kesempatan bagi masyarakat usia kerja yang kesulitan mendapatkan pekerjaan karena tingkat pendidikan yang terbatas.
Baca Juga: Keterlaluan Memang! Huawei Mate XT Bikin Pasar Indonesia Geleng-Geleng Kepala
Meskipun pendaftaran resmi belum dibuka, pihak Pemprov DKI Jakarta tetap menerima dan menyimpan berkas lamaran yang telah diserahkan para pelamar di Balai Kota.
Chico Hakim menegaskan bahwa lamaran-lamaran tersebut akan tetap diproses ketika pendaftaran resmi dibuka.
"Kami sudah menerima lamaran-lamaran ini, melakukan proses seleksi ke depan dan proses ini tetap akan berjalan profesional dan benar-benar sesuai dengan kapasitas dan tidak ada titipan," jelas Chico Hakim.
Ia mengungkapkan bahwa jumlah pelamar yang datang ke Balai Kota dalam tiga hari terakhir sudah mencapai ribuan, sementara kuota yang dialokasikan hanya 1.000 untuk PPSU dan 1.000 untuk Damkar.
Baca Juga: Pencairan PKH BPNT Rp1,2 Juta dan Beras 10 Kg Mulai Disalurkan, KPM Daerah Ini Cek Sekarang!
Meskipun demikian, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta ini menyarankan agar calon pelamar sebaiknya mendaftar di kelurahan dan wilayah masing-masing.
"Justru harapan kami mulai besok dan kemudian hari nanti lebih baik datang ke kelurahan dan di wilayah masing-masing," tambah Chico Hakim.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam satu atau dua hari akan diumumkan jadwal pendaftaran resmi yang bisa dilakukan baik secara online maupun manual dengan datang langsung ke kelurahan-kelurahan.
Rekrutmen tahun ini tidak hanya membuka lowongan untuk PPSU, tetapi juga untuk Damkar yang sebelumnya tidak direncanakan.
Chico Hakim mengungkapkan bahwa keputusan pembukaan lowongan Damkar merupakan hasil rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Gubernur DKI Jakarta.
"Untuk Damkar ada 1.000 yang sesungguhnya tadinya tidak ada perekrutan Damkar untuk tahun ini. Namun saya kemarin turut juga ikut dalam rapat terbatas dipimpin oleh Pak Gubernur langsung. Pak Gubernur memerintahkan jajarannya untuk membuka lowongan untuk Damkar karena memang kita kekurangan personil dan targetnya masih jauh di bawah yang seharusnya," jelas Chico Hakim.
Mengenai timeline pengumuman hasil seleksi, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta ini menyatakan bahwa proses tersebut akan memakan waktu sekitar satu hingga dua bulan.
"Diterima atau tidaknya dalam satu atau dua bulan, jadi bukan proses yang pendek. Karena memang pendaftaran resmi belum dibuka. Ketika pendaftaran dibuka, lamaran yang sudah masuk ini tetap akan kami proses seperti juga lamaran-lamaran nanti yang masuk ketika pendaftaran dibuka. Nanti timeline-nya akan kita umumkan dalam satu dua hari," pungkas Chico Hakim.
Share this article
Fenomena ini terjadi akibat adanya miskomunikasi mengenai lokasi pendaftaran yang seharusnya dilakukan di tingkat kelurahan.