Metropolitan

Marak Aksi Premanisme, Satpol PP DKI Jakarta Perkuat Pengamanan Ruang Publik!

Oleh: Jinan Vania Barizky Kamis 16 Apr 2026, 15:23 WIB
Satpol PP DKI Jakarta memperkuat langkah mitigasi mencegah kerawanan sosial seperti premanisme dan pungutan liar (pungli) (Sumber: beritajakarta.id | Foto: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM- Maraknya aksi pemalakan dan premanisme di DKI Jakarta, Sapol PP DKI perkuat pengamanan di ruang publik masyarakat.

Walaupun begitu, secara umum tingkat keamanan Jakarta masih tergolong baik, meskipun kejadian di lapangan tetap menjadi perhatian.

Berdasarkan laporan Global Residence Index 2026, Jakarta menempati peringkat kedua sebagai kota teraman di Asia Tenggara dengan skor 0,72, berada di bawah Singapura.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan mengatakan, pihaknya terus meningkatkan respons cepat terhadap setiap laporan gangguan ketertiban.

Menurutnya, kecepatan penanganan menjadi kunci penting dalam menciptakan rasa aman sekaligus memberikan efek jera kepada pelaku.

“Setiap kejadian yang viral langsung kami koordinasikan dengan kepolisian, dan pelakunya berhasil diamankan dengan cepat,” ujarnya, Kamis (16/4).

Satpol PP DKI Jakarta menerapkan langkah mitigasi yang berlaku di seluruh wilayah Jakarta.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah sosialisasi secara masif melalui pengeras suara atau woro-woro, mengingatkan masyarakat terkait larangan parkir liar, aktivitas ilegal, serta potensi pungli yang dapat timbul dari ketidaktertiban.

“Penertiban terhadap praktik parkir liar dan aktivitas mangkal sembarangan juga terus digencarkan. Ketidakteraturan di ruang publik seringkali menjadi celah munculnya tindakan pemalakan. Oleh karena itu, penataan ruang dan kedisiplinan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan,” jelasnya.

Satriadi menuturkan, koordinasi lintas instansi juga diperkuat, melibatkan Dinas Perhubungan, TNI, Polri, serta pemerintah wilayah setempat.

Sebagai informasi, sempat viral di masyarakat kasus pemalakan kepada sopir bajaj yang terjadi di Tanah Abang, Jakarta Pusat.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky