AYOJAKARTA.COM - Aksi pemalakan terhadap pedagang kecil kembali menjadi sorotan publik setelah seorang tukang bakso di kawasan Tanah Abang diduga menjadi korban pungutan liar oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan sikap tegas dengan meminta Satpol PP untuk segera bertindak.
Pramono menegaskan dirinya langsung menghubungi Kepala Dinas Satpol PP untuk menindak tegas pelaku.
"Apa yang memalak, yang memecahkan mangkok-mangkoknya langsung ditangkap dan ditahan," ujar Pramono.

Ia mengatakan bahwa kejadian ini telah menjadi perhatian serius dari Pemprov DKI Jakarta.
Pramono menegaskan bahwa praktik pemalakan terhadap pelaku usaha kecil tidak boleh dibiarkan dan harus ditindak tanpa kompromi.
Adapun aksi pemalakan itu sebelumnya beredar luas di media sosial dan menjadi viral.
Dalam video yang beredar, seorang pria yang diduga preman disebut meminta uang Rp100 ribu untuk bulanan ke pedagang bakso malang di wilayah Kampung Bali, Tanah Abang.
Tidak terima lantaran pedangang bakso meminta tenggang waktu, pria berbadan tegap itu mengambil beberapa mangkuk dari gerobak bakso, lalu memecahkannya.

"Pecahin. Bayar tapi tanggal satu. Pecahin enggak apa-apa," ucap pedagang bakso dalam video yang beredar.
"Pecahin lagi? Pecahin lagi?" kata pria yang memalaknya sambil memecahkan mangkuk.
"Terserah lo, gue mau bayar tanggal satu, lo tanggal satu kemarin sudah gue kasih, sekarang lo kayak gini," jawab sang pedagang bakso.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang, Ikhsan RJ Irianto, mengatakan bahwa pihak kepolisian sudah menangkap pelaku pemalakan terhadap pedagang bakso tersebut.
Ikhsan mengatakan bahwa dalam peristiwa ini ada tiga pelaku dan sudah diamankan oleh kepolisian.
Ketiga orang tersebut inisial TDT, DA, dan OP dan saat ini dalam proses pemeriksaan.***

Share this article
Gubernur Pramono menegaskan dirinya langsung menghubungi Kepala Dinas Satpol PP untuk menindak tegas pelaku.