Metropolitan

Menteri KKP Trenggono Ungkap Ekspor Pasir Laut Bukan Jual Negara: Nggak Apa-apa Asal Bayar Mahal

Oleh: Cita Aryani. M Jumat 02 Jun 2023, 13:35 WIB
Ilustrasi. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono angkat bicara soal kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengizinkan ekspor pasir laut lagi.

AYOJAKARTA.COM — Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono angkat bicara soal kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengizinkan ekspor pasir laut lagi.

Ia membantah tudingan kebijakan yang dilakukan Jokowi tersebut karena ingin menjual negara melalui keran ekspor pasir laut.

"Enggak lah, masak sih (negara dijual)," katanya, dikutip dari siaran Metro TV, Jumat, 2 Juni 2023.

Trenggono mengatakan, pasir laut hasil sedimentasi yang dikeruk diprioritaskan untuk kepentingan dalam negeri.

Baca Juga: Ekspor Pasir Laut Sama Saja Jual Tanah Air, Direktur Walhi: PP Dikemas Kelabuhi Rakyat dengan Kata Sedimentasi

Hal tersebut bertujuan untuk mendukung reklamasi, pembangunan IKN dan sejumlah infrastruktur.

"Ada permintaan reklamasi di Surabaya, di IKN ada permintaan reklamasi. Ngambil pasirnya dari mana? Ngambil buat reklamasinya dari mana, mindahin pulau nggak boleh. Boleh, tapi dari sedimentasi," kata Trenggono.

Trenggono juga mengatakan bahwa pemerintah hanya menggunakan sedimentasi di beberapa titik tertentu yang ditentukan menurut hasil kajian kelak.

Sebab, ia tidak menampik bahwa ada permintaan ekspor untuk pasir laut tersebut. Namun ia memastikan, pasir yang dijual itu sudah ditentukan berdasarkan hasil kajian pemerintah.

Baca Juga: Sempat Bikin Publik Geger, Marves Luhut Jamin Izin Ekspor Pasir Laut Tidak Merusak Lingkungan, Kog Bisa?

"Nah untuk menyatakan itu, apa dibuat PP ini. lalu kemudian di mana sedimentasi itu, kita bentuk tim kajian," jelasnya.

Trenggono mengatakan bahwa pengguna sedimentasi tersebut selama tidak merusak tidak jadi masalah.

"Boleh aja penggunaan, boleh dalam negeri, boleh keluar negeri nggak apa-apa selama dia bayarnya mahal ke dalam negeri," ucap Trenggono.

Sebelumnya, izin ekspor pasir laut sudah dihentikan sejak 20 tahun lalu pada era masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga: Geger! Gurun Pasir di Arab Saudi Berubah Menjadi Lautan Bunga Lavender, Warganet: Tanda-tanda .........

Pada masa itu, ekspor pasir laut dihentikan untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih meluas seperti tenggelamnya pulau-pulau kecil.***

 
Reporter Cita Aryani. M
Editor Tedi Rukmana