Geger! Gurun Pasir di Arab Saudi Berubah Menjadi Lautan Bunga Lavender, Warganet: Tanda-tanda .........

Gurun Pasir Arab Saudi Jadi Berwarna Ungu
Gurun Pasir Arab Saudi Jadi Berwarna Ungu

AYOJAKARTA.COM--Sebuah fenomena unik kembali terjadi di Arab Saudi dan menjadi ramai diperbincangkan di media sosial.

Setelah sebelumnya masyarakat dihebohkan dengan menghijaunya gurun di Arab Saudi, kini lautan bunga lavender menutupi dataran negeri itu.

Bagaikan sebuah keajaiban, tanah Arab yang sangat identik dengan lautan gurun pasir tiba-tiba ditumbuhi dengan bunga lavender yang menghampar luas.

Baca Juga: Kapan Kiamat Akan Terjadi? Mbah Moen Bilang kalau Sudah Tidak Ada Satu Hal Ini

Fenomena yang sangat menggemparkan ini dibagikan oleh akun instagram @faktanyagoogle yang memperlihatkan hamparan bunga berwarna ungu sangat luas.

Berdasarkan informasi yang ada, diketahui bahwa hal unik tersebut terjadi di gurun pasir pada bagian utara Arab Saudi yang dekat dengan perbatasan Irak.

“Gurun Pasir di bagian Utara Arab Saudi dekat perbatasan Irak berubah menjadi taman Bunga Lavender nan cantik. Kejadian ini menambah fenomena-fenomena unik yang terjadi di Arab Saudi beberapa bulan belakangan,” dikutip AyoJakarta.com dari instagram @faktanyagoole.

Baca Juga: Viral Fenomena Alam Arab Saudi Dikaitkan dengan Hari Kiamat, Ternyata Begini Penjelasan Ilmiahnya

Dalam foto-foto yang diunggah, terlihat hamparan padang lavender itu dikunjungi beberapa warga yang ingin menikmati suasana sekitar.

Bahkan, terlihat dari mereka yang mendirikan tenda-tenda untuk berteduh sekaligus merasakan kedamaian di padang lavender itu.

Tak sampai disitu saja, terlihat juga tikar piknik yang digelar di hamparan lokasi terjadinya fenomena menggegerkan tersebut.

Di sisi lain, para warganet yang melihat hal tersebut kemudian menyampaikan pendapat mereka di kolom komentar.

Baca Juga: Sejarah Mengejutkan Tanah Arab Menghijau, Dulunya Bukan Gurun Melainkan Seperti ini...

Beberapa diantaranya bahkan mengaitkan fenomena ini dengan tanda-tanda akhir zaman yang belakangan ini ramai dibahas.

“Direvisi ya gais, gajadi menghijau. Meng-ungu,” tulis @klaudia****.

Namun, ada juga yang mengungkapkan bahwa tanda-tanda akhir zaman itu adalah menghijaunya tanah Arab.

Sehingga, tumbuhnya hamparan bunga lavender di Arab ini dianggap tidak termasuk dalam tanda-tanda akhir zaman.

“Inget ya tanda2 akhir jaman itu kalo jazirah arab yg tandus jadi mengHIJAU bukan UNGU. Jadi yg di atas itu bukan tanda2 akhir zaman,” ujar @ novriyand*******.

Di sisi lain, ada juga warganet yang menanggapi hal tersebut dengan santai dan mengatakan bahwa ini merupakan tanda-tanda akhir bulan.

“Tanda tanda akhir bulan,” tulis rriz****** dengan emotikon bersedih.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# lautan bunga Lavender
# gurun pasir
# akhir zaman
# warganet
# Arab Saudi

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.