Metropolitan

3 Ramalan Jayabaya Tahun 2023, Nomor 2 Sudah Terbukti?

Oleh: Nisrina Harum Lestari Rabu 14 Des 2022, 12:16 WIB
3 Ramalan Jayabaya Tahun 2023, Nomor 2 Sudah Terbukti?

AYOJAKARTA.COM – Menuju pergantian tahun, mulai banyak informasi ramalan yang akan terjadi di tahun 2023.

Menjelang penghujung akhir tahun memang tak lepas dari banyaknya informasi ramalan di tahun 2023.

Biasanya informasi ramalan tersebut dibahas oleh seseorang yang merupakan seorang peramal.

Ramalan mengenai kejadian yang akan ada di dunia sebelumnya pernah dibahas oleh mereka yang pernah hidup lebih dulu.

Baca Juga: Sebelum Kejar Bawa Pisau, Kuat Maruf Sebut Brigadir J Aneh Saat Lakukan Hal Ini di Tangga

Seperti halnya Nostradamus, sosok peramal yang dikenal karena ramalannya yang fenomenal.

Ramalan Nostradamus menjadi fenomenal karena ia bisa meramalkan suatu kejadian besar di dunia.

Bahkan Nostradamus telah mencatatkan ramalan-ramalannya dalam sebuah buku yang hingga kini buku tersebut menjadi sorotan masyarakat.

Di Indonesia, ada juga sosok yang dikenal dengan ramalan-ramalannya.

Sosok tersebut adalah Jayabaya, yang merupakan seorang raja dari Kerajaan Kadiri yang memerintah pada tahun 1135-1157.

Baca Juga: Jangan Salah Paham! Aktivitas Sesar Tidak Memicu Gempa Megathrust, Keduanya Sangat Bertolak Belakang Begini

Jayabaya dikenal dengan ramalannya, termasuk ramalan mengenai tahun 2023.

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Nasib dan Hoki, berikut 3 ramalan Jayabaya di tahun 2023.

1. Kondisi alam

Sebelumnya, Nostradamus telah mencatatkan ramalannya mengenai kondisi cuaca dimana pelangi tak akan tampak, tanah mulai gersang, dan banjir dimana-mana.

Ramalan Nostradamus kemudian diperjelas oleh Baba Vanga, yang merupakan seorang peramal tunanetra.

Baba Vanga menyebut jika di tahun 2023 orbit bumi akan bergeser dan akan terjadi tsunami matahari yang akan membawa dampak pada iklim dan cuaca.

Beberapa indigo di Indonesia juga meramalkan jika pada tahun 2023 bencana alam di Indonesia akan didominasi oleh elemen air, batu dan api.

Baca Juga: Info Mendesak! Kasus Baru Penyebab Gagal Jadi ASN dan PPPK, Buruan Cek Sekarang Sebelum Terlambat

Bahkan ada juga yang menyebut jika akan ada gunung api yang mengalami erupsi.

Ramalan tentang perubahan iklim dan cuaca yang menyebabkan bencana alam juga dituliskan oleh Jayabaya.

Ramalan tersebut berbunyi “bumi soyo suwe soyo mengkeret, dan juga, banjir bandang ana ning ngendi endi, gunung njeblug tan anjarwani, tan angimpeni,”.

Jika diartikan bumi semakin lama semakin menyusut, banjir besar ada dimana-mana, gunung meletus tidak memberi pertanda.

Berkaitan dengan fenomena alam tersebut juga dirangkum oleh Jayabaya dengan bunyi “akeh udah salah mongso atau banyak hujan di musim yang salah” dimana artinya keseimbangan alam sudah terganggu.

2. Kemajuan teknologi

Ramalan tentang kemajuan teknologi pernah diramalkan oleh Baba Vanga, yaitu sebagian besar populasi manusia akan terpaku dengan sebuah layar berukuran kecil.

Layar berukuran kecil yang dimaksud adalah sebuah handphone.

Jayabaya juga meramalkan terkait kehidupan manusia modern.

Ramalan tersebut berbunyi “akeh omah ing ndhuwur jaran,” yang memiliki arti banyak rumah di atas kuda.

Baca Juga: Ekspresi Kaesang Pangarep yang Berubah 180 Derajat saat Layani Tamu Pernikahan Bikin Netizen Gagal Fokus!

Kiasan Jawa tersebut merujuk pada alat transportasi pada zaman tersebut, yakni kuda.

Maka dari itu bisa diartikan bahwa akan ada transportasi yang semakin canggih.

Tansportasi canggih tersebut bisa membuat orang seakan berada didalam rumah.

Ramalan tersebut dibuktikan dengan adanya perkembangan teknologi transportasi khususnya jenis mobil.

Saat ini mobil sudah banyak mengalami perkembangan, salah satunya yaitu mobil listrik yang memiliki fitur self-driving.

Fitur tersebut membuat pengemudinya nyaman seperti berada di rumah sendiri.

3. Pandemi belum usai

Virus corona diramalkan akan tetap ada dan kasusnya akan kembali meningkat di awal tahun 2023.

Meningkatnya virus corona tersebut disebabkan oleh aktivitas masyarakat yang menjalani libur akhir tahun.

Jayabaya sudah meramalkan mengenai virus corona itu yang berbunyi “akeh wong dicokot lemut mati, lan akeh wong dicokot semut sirno,”.

Baca Juga: Trik Ferdy Sambo Kelabui Bharada E untuk Tembak Brigadir J hingga Tewas: Jadi Gini Cad Skenarionya

Jika diterjemahkan berarti banyak orang digigit nyamuk menjadi mati dan banyak orang digigit semut menjadi musnah.

Nyamuk dan semut merupakan binatang ada disekitar manusia, jika binatang tersebut bisa membunuh manusia maka akan banyak orang yang mati.

Hal tersebut menggambarkan banyaknya nyawa yang hilang akibat virus corona.

Sebagian orang yakin jika siklus pandemi adalah 5 tahun, sehingga virus corona aka naman pada akhir 2024 atau awal 2025.

Demikian 3 ramalan Jayabaya di tahun 2023. Semoga bermanfaat.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Dian Naren