Jangan Salah Paham! Aktivitas Sesar Tidak Memicu Gempa Megathrust, Keduanya Sangat Bertolak Belakang Begini

Jangan Salah Paham! Aktivitas Sesar Tidak Memicu Gempa Megathrust, Keduanya Sangat Bertolak Belakang Begini
Jangan Salah Paham! Aktivitas Sesar Tidak Memicu Gempa Megathrust, Keduanya Sangat Bertolak Belakang Begini

AYOJAKARTA.COM - Banyak orang yang belum terlalu memahami tentang perbedaan utama dari gempa bumi yang terjadi akibat aktivitas sesar dan gempa bumi Megathrust.

Akhir-akhir ini, beberapa gempa bumi telah terjadi di beberapa area yang tersebar di Indonesia, khususnya Pulau Jawa.

Gempa-gempa tersebut sebagian besar telah terjadi akibat adanya aktivitas dari sesar aktif yang berada di sepanjang Pulau Jawa.

Sementara itu, ada juga ancaman lain yang menghantui Pulau Jawa, berkaitan dengan Gempa Megathrust yang diprediksi akan mengguncang dengan kekuatan yang tinggi.

Baca Juga: Info Mendesak! Kasus Baru Penyebab Gagal Jadi ASN dan PPPK, Buruan Cek Sekarang Sebelum Terlambat

Dari sini, kemudian banyak pihak yang mulai khawatir dan mengaitkan gempa bumi yang terjadi akhir-akhir ini dengan potensi Gempa Megathrust di Pulau Jawa.

Bahkan, ada yang menyebutkan bahwa aktivitas sesar tersebut menyebabkan Gempa Megathrust.

Padahal, ada perbedaan mencolok antara gempa bumi yang terjadi akibat aktivitas sesar dan gempa bumi yang terjadi karena subduksi atau tumbukan antar lempeng yang disebut Gempa Megathrust.

Pengertian Sesar

Dalam sebuah cuitan oleh Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, @DaryonoBMKG memberikan penjelasan tentang sesar.

"Sesar merupakan rekahan atau lempeng kerak bumi yang bergeser," cuit Daryono (11/12/2022).

Baca Juga: Ekspresi Kaesang Pangarep yang Berubah 180 Derajat saat Layani Tamu Pernikahan Bikin Netizen Gagal Fokus!

Sementara itu, dari hasil wawancara tim AyoJakarta kepada beliau melalui WhatsApp, Daryono kembali memberikan penjelasan tentang pengertian sesar.

"Sesar merupakan bagian dari kulit bumi yang patah," ujar Daryono.

Di sisi lain, dalam sebuah artikel ilmiah di jurnal terbitan Fakultas Teknik Universitas Negeri Jember menyebutkan bahwa sesar/patahan/fault merupakan suatu gejala ketika lapisan batuan tergeser akibat gaya tekan kerak bumi.

Dijelaskan bahwa kerak bumi tersusun atas batuan yang memiliki gaya tekan hingga terjadi sebuah patahan.

Dikarenakan oleh gesekan dan kekakuan batuan, batuan tidak bisa saling melewati satu sama lain dengan mudah.

Salah satu aktivitas sesar ini antara lain adalah sesar Cugenang yang menjadi akibat terjadinya gempa Cianjur.

Baca Juga: Trik Ferdy Sambo Kelabui Bharada E untuk Tembak Brigadir J hingga Tewas: Jadi Gini Cad Skenarionya

Pengertian Megathrust

Beralih dari Sesar, kini kita akan membahas mengenai Megathrust dan keterkaitannya dengan bencana gempa bumi.

Gempa Megathrust menjadi salah satu ancaman besar yang menghantui Pulau Jawa hingga saat ini.

"Megathrust ada di Samudra Hindia selatan Jawa dan yang menjadi sumber gempa tumbukan lempeng," kata Daryono.

Dikutip dari kanal YouTube Narasi Newsroom, selama jutaan tahun permukaan lempeng berupa lempeng benua atau samudera selalu bergerak selama jutaan tahun.

Sementara itu, Indonesia sendiri menjadi salah satu wilayah yang dilewati oleh tiga lempeng sekaligus yaitu lempeng Indo-Australia, lempeng Pasifik, dan lempeng Eurasia.

Gerakan dari setiap permukaan lempeng tersebut bisa menghasilkan gesekan atau tumbukan, tetapi bisa juga bergerak saling menjauh.

Baca Juga: Waspada! 'Biang Kerok' Baru Gempa Jawa Barat Muncul, BMKG Melarang Warga Tinggal di Area Ini

Sementara itu, ada sebuah istilah yang dinamakan dengan ‘subduksi’, ketika terjadi tumbukan antar lempeng - lempeng samudera menyelinap ke bawah lempeng benua.

Apabila sebuah tumbukan terjadi, kekuatannya akan sangat besar karena perbedaan masa jenisnya, hal ini kemudian yang disebut dengan ‘megathrust’.

Kepala PRTH BRIN, Dr. Ing. Widjo Kongko menyampaikan penjelasannya mengenai megathrust.

Nah ini batas-batas tumbukan itu adalah daerah megathrust dan kemudian itu yang bisa menyebabkan gempa bumi dengan tinggi," ucap Dr. Ing. Widjo Kongko.

Ia kemudian menjelaskan bahwa zona subduksi yang berpotensi menimbulkan gempa Megathrust tersebar di Indonesia yang terbagi atas 13 segmen.

Baca Juga: Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi, Ini Profil Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Tak Kalah dari Anne Ratna

"Itu daerah subduksi semua, dan itu potensi gempa megathrust, istilahnya begitu, dan itu besar, bisa sampai skala 8 keatas 8,5 bahkan 9, kaya yang di Aceh," ucap Widji Kongko.

Gambaran Perbedaan Sesar dan Subduksi Megathrust

Untuk memahami lebih lanjut tentang pembeda dari Subduksi dan Megathrust, silahkan simak peta gambaran tentang sesar dan zona Megathrust terbitan BMKG di atas.

Seperti yang bisa dilihat, segmentasi subduksi Megathrust sebagian besar berada di kawasan samudera dengan lambang garis dan segitiga dan terbagi menjadi 13 segmentasi di Indonesia.

Baca Juga: Sengit! Ferdy Sambo vs Richard Eliezer, Suami Putri Candrawathi: Ini Tanggung Jawab Kita Berdua

Sedangkan untuk sesar sendiri, persebarannya sebagian besar berada di daratan dengan simbol garis lurus tanpa segitiga.

Itulah penjelasan yang dapat kami berikan berkaitan dengan perbedaan antara sesar dan area subduksi Megathrust yang sama-sama bisa menjadi penyebab gempa bumi.

Jadi, dapat dipastikan bahwa aktivitas sesar yang menyebabkan gempa bumi belakangan ini tidak akan menimbulkan Gempa Megathrust.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# zona
# megathrust
# sesar
# Pulau Jawa
# gempa

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.