AYOJAKARTA.COM-- Kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang didalangi oleh Ferdy Sambo perlahan mulai terungkap fakta-faktanya.
Fakta-fakta kasus Ferdy Sambo telah dibuka dipersidangan.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews pada Kamis (17/11/22), membagikan informasi terkai fakta-fakta kasus Ferdy Sambo.
Pertama menurut keterangan sopir ambulans yang membawa jasad Brigadir J mengaku bahwa ia melihat Yosua dalam kondisi terlentang.
Selain itu wajah Brigadir J menggunakan masker berwarna hitam.
Kemudian ia juga mengatakan bahwa setelah sampai di Rumah Sakit, jenazah korban tidak langsung dibawa ke ruang forensik melainkan ke ruang IGD.
“pertama masuk ke dalam Rumah Sakit itu nggak langsung ke Forensik yang mulia, ke IGD,” kata sopir ambulans.
“Dan Saya bertanya sama yang nemenin Saya, Pak Izin kok ke IGD dulu Saya bilang biasanya kalau Saya langsung ke kamar jenazah, ke ruang forensik,” tambahnya.
Kedua, pengakuan dari Damson security Ferdy Sambo yang menyebutkan bahwa Brigadir J memiliki sifat tempramen.
Namun pernyataan ini masih belum bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya, karena ada banyak yang membantah tudingan tersebut.
Kemudian kesaksian dari Aryanto selaku pekerja harian lepas (PHL) Div Propam Polri.
Ia mengaku sempat bertemu dengan Cuk Putranto saat mengantar makanan ke ruang pribadi Ferdy Sambo.
Kemudian Cuk meminta Aryanto untuk mengambil CCTV dari AKP Irfan Widiyanto.
“Saya langsung bertemu dengan yang bersangkutan, pak Irfan, Saya bilang pak mohon izin CCTV nya mana yang katanya pak Cuk untuk diambil,” jelas Aryanto.
Menurut pengakuannya, CCTV tersebut telah disiapkan sehingga ia tak perlu menunggu dan langsung diberikan pada Aryanto.***