Curahan Hati Martin Simanjutak Hadapi Kasus Ferdy Sambo, Ancaman Bertubi: Apakah Saya Masih Bernafas Besok?

Martin Lukas Simanjuntak
Martin Lukas Simanjuntak

AYOJAKARTA.COM--Kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J menjadi sorotan publik hingga hari ini.

Peristiwa tragis pembunuhan yang terjadi pada 8 Juli 2022 ini mendapat perhatian masyarakat karena diotaki oleh seorang jenderal yakni Ferdy Sambo beserta rekan-rekannya.

Masyarakat menunggu ending kasus ini, dan memantau setiap perkembangan kasus yang kini sudah memasuki tahap persidangan.

Baca Juga: Meski Satgassus Merah Putih Sudah Bubar, Cengkeraman Ferdy Sambo Justru Makin Lebar, Kok Bisa?

Beruntung, banyak orang yang peduli dan ingin menegakkan keadilan khususnya bagi keluarga Brigadir J, dengan menjadi kuasa hukum bagi keluarganya.

Konsekuensi dan pertimbangan matang, pasti sudah mereka pikirkan karena akan berhadapan dengan kekuasaan yang lebih besar. Pun Ferdy Sambo meski sudah dipecat, namun tampak lingkaran kekuasaan masih menyelimuti.

Baca Juga: Martin Lukas Simanjuntak Sebut Alasan Sidang Lanjutan Ferdy Sambo Ditunda Tak Rasional, Gara-gara Hal Ini

Dari tim kuasa hukum keluarga Brigadir J, ada sosok Martin Lukas Simanjuntak.

Sosok Martin Lukas Simanjutak akhir-akhir ini banyak tampil menyuarakan tentang fakta terkait kliennya di berbagai forum. Ia pun terkenal gigih, bersemangat dan tampak tak kenal lelah.

Namun siapa sangka di balik semua sepak terjangnya itu, Martin Lukas Simanjutak mengaku memiliki rasa takut awalnya.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjutak Buka Suara Terkait Fitnah Kepada Brigadir J, Siap Penjarakan ART dan Ajudan Ferdy Sambo

Dalam kanal YouTube medcom id, Sabtu (12(11/2022), Martin Lukas Simanjutak buka-bukaan mengenai perasaan dan perjalanannya dalam menghadapi kasus hukum kliennya.

Martin menegaskan bahwa setiap pekerjaan memiliki risiko, iapun paham itu.

"Jadi ketika kita dilahirkan kita sudah diberikan kesempatan untuk hidup, kita sudah diberikan tanggung jawab untuk melakukan pertanggungjawaban kita," tandas Martin.

Baca Juga: Momen Anniversary Ferdy Sambo, Ricky Angkat Kue dengan Daden, Eliezer Junjung Tumpeng Bareng Yosua, Kompak !

"Ketika saya menerima kasus ini juga saya dalam pergumulan. Bukannya kita seperti manusia super yang nggak ada takutnya. Tetap saya pertimbangkan matang-matang," imbuh Martin.

Martin pun mengaku meminta izin kepada istrinya ketika hendak mengambil kasus tersebut, dan mendapatkan restu. Hingga ia pun maju terus.

Dalam perjalanannya, ungkap Martin banyak serangan dan ancaman yang dialami para kuasa hukum keluarga Brigadir J.

Baca Juga: Mengejutkan! Adzan Romer Bongkar Soal Brigadir Yosua Kunjungi Tempat Hiburan Malam, Sebut Holywings dan Brexit

"Terus sampai dengan kami diserang. Katanya kami mau dilaporkan, katanya kami tukang asumsi, tukang penyebar berita hoax padahal bisa kami buktikan. Sebaliknya ya justru kami banyak mendapatkan penghargaan karena mengungkap kasus ini. Jadi sebenarnya kita ini membela kebenaran. Bahkan salah satu yayasan yang terafiasi dengan pemerintah yang namanya mungkin kita sudah tahu ya nawacita itu memberikan penghargaan dalam penegak bidang penegakan hukum kepada bang Kamarudin Simanjuntak yang mewakili sebagai koordinator tim dalam hal ini,"kata Martin.

Selain itu ada testimoni juga dari salah satu Menteri Hukum dan HAM dari partai tertentu yang mengatakan bahwa apa yang mereka lakukan itu sangat dirindukan oleh  masyarakat di Indonesia.

Baca Juga: Logika Logis soal Pelecehan Putri Candrawathi, Saor Siagian Sebut Pakai Jurus Mabuk

Disinggung mengenai komitmen terhadap pengawalan kasus Ferdy Sambo, Martin menegaskan tidak akan pernah mundur.

"Kita nggak tahu lho, apakah saya masih bisa bernapas besok, apakah minggu depan saya masih bisa hidup, saya nggak tahu, karena yang saya tahu musuh kami ini, karena kami melakukan sesuatu yang benar, akhirnya mungkin memantik emosi dari orang-orang yang tak suka temannya atau lingkungannya diusik," imbuhnya.

Baca Juga: Ekspresi Tertawa Putri Candrawathi Dengar Daden Disuapi Kue Ferdy Sambo, Warganet: Bahagia Banget Nyonyah...

Tapi pada prinsipnya, kami kata Martin tak akan berhenti membela keluarga Brigadir J mencari keadilan.

"Hanya dua alasan ya yang membuat saya ataupun Tim akan berhenti.  Yang pertama adalah surat kuasa kami dicabut oleh klien atau yang kedua penyelamat kami Tuhan Yesus Kristus datang untuk yang kedua kalinya ke dunia ini. Selain itu tidak ada kata mundur, "pungkas Martin Simanjutak.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# masih bernafas
# Serangan
# Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J
# Kamaruddin Simajuntak
# Martin Simanjuntak
# Ferdy Sambo
# ancaman

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.