Keras! Irma Hutabarat Semprot Habis-Habisan Kuasa Hukum Ferdy Sambo: Pembelaan Dia Tidak Ada Esensinya

Keras! Irma Hutabarat Semprot Habis-Habisan Kuasa Hukum Ferdy Sambo: Pembelaan Dia Tidak Ada Esensinya
Keras! Irma Hutabarat Semprot Habis-Habisan Kuasa Hukum Ferdy Sambo: Pembelaan Dia Tidak Ada Esensinya

AYOJAKARTA.COM - Irma Hutabarat buka suara mengenai eksepsi yang diajukan oleh kuasa hukum Ferdy Sambo.

Diantaranya yakni membahas terkait kata 'hajar' bukan 'tembak' yang disampaikan Ferdy Sambo juga soal pelecehan seksual dan itu dibantah sangat tegas oleh Irma Hutabarat.

Menurut Irma Hutabarat pembelaan kuasa hukum Ferdi Sambo yakni Febri Diansyah tidak ada esensinya sama sekali.

Baca Juga: Irma Hutabarat Sebut Fitnah Untuk Brigadir J Tak Akan Merubah Adanya Fakta Pembunuhan Berencana, Ini Buktinya

Irma Hutabarat bahkan menjelaskan secara detail makna dari kata 'hajar' yang tidak sesuai dengan peristiwa yang terjadi pada kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

"Kata hajar itu sendiri artinya menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah ketika kamu memukuli orang supaya dia kapok ya," ujar Irma Hutabarat.

"Itu etimologinya berasal dari bahasa Arab yaitu hajza ajrikum artinya ini adalah imbalanmu," sambungnya.

Baca Juga: Terpopuler! Irma Hutabarat Bongkar Skenario Ferdy Sambo, Tak Disangka Ada Pesan Briefing...

Dengan tegas Irma Hutabarat juga menjelaskan bahwa Febri Diansyah baru menyebut kata 'hajar' setelah ia menjadi kuasa hukum Ferdy Sambo padahal dalam BAP yang ada hanya kata 'tembak'.

"Febri itu menarasikan 'hajar' itu baru setelah dia diangkat jadi kuasa hukum sebelumnya nggak ada ya kan, tidak ada kata 'hajar' karena yang Saya dengar di BAP itu semua adalah kata 'tembak'," jelas Irma Hutabarat.

Kemudian Irma Hutabarat juga menjelaskan konteks kata 'hajar' yang digunakan dalam pembelaan Febri Diansyah harus relevan dengan penggunaannya sesuai dengan kejadian di TKP.

Baca Juga: Fakta Baru! Irma Hutabarat Bongkar Skenario Ferdy Sambo: Ada Pesan Briefing Begini

"Ketika kita pakai kata 'hajar' itu harus ada konteksnya dan harus dilihat penggunaannya," ujar Irma Hutabarat.

"'Hajar' atau 'Tembak' akhirnya menjadi satu kata yang sama. Kenapa? karena ketika dia bilang Hajar dia memberikan pistol yang berisi peluru penuh," jelasnya melanjutkan.

Bahkan Irma Hutabarat dengan tegas menyebut konteks yang disampaikan oleh Ferdy Sambo yakni menyuruh untuk membunuh.

Baca Juga: Irma Hutabarat Sayangkan Tindakan Pendeta Gilbert Lumoindong yang Sebar Fitnah Soal Brigadir J

"Konteksnya ketika Sambo bilang 'hajar' dan menyerahkan itu glock berisi 17 peluru, maka konteksnya adalah dia suruh bunuh," jelas Irma Hutabarat.

"Kenapa? Karena ada isi pelurunya kalau dia kasih pistol yang kosong tidak akan mati mungkin Yosua," sambungnya.

Menurutnya, Febri Diansyah melakukan pembelaan dengan menyebut Ferdy Sambo hanya menyuruh untuk 'hajar' bukan 'tembak' hanyalah permainan kata-kata yang tidak relevan dan tidak ada esensinya.

Baca Juga: Irma Hutabarat Bongkar Dugaan Pembunuhan Berencana, Isi Chat Brigadir J kepada Putri Candrawathi Terkuak

"Arti dari kata itu harus relevan, jadi yang dikatakan oleh Febri Diansyah dengan 'dia tidak menyuruh membunuh, dia menyuruh menghajar'. Itu adalah logika yang dipelintir, tidak ada konteksnya," jelas Irma Hutabarat.

"Menurut saya pembelaan Febri Diansyah itu tidak ada esensinya tidak ada substansinya karena hanya permainan kata-kata," lanjutnya.

Tidak hanya itu Irma Hutabarat juga bahkan menyebut pembelaan Febri Diansyah terkait pelecehan seksual hanyalah omong kosong karena hal itu tidak didukung dengan bukti maupun laporan.

Baca Juga: Alasan Kuat Irma Hutabarat Vokal Memperjuangkan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ternyata...

"Saya punya satu pertanyaan kepada Febri Diansyah, kalau mau bicara soal perkosaan di Magelang, apakah pernah dilaporkan?," ujar Irma Hutabarat.

"Tidak pernah, jadi ini ngomong asasnya, dasarnya apa? Buktinya apa? Laporan tidak ada, kenapa dijadikan sebagai pembelaan? Saya bilang itu non sense (omong kosong)," sambungnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# hajar
# kuasa hukum
# eksepsi
# Febri Diansyah
# Irma Hutabarat
# Brigadir J
# BAP
# Ferdy Sambo
# pelecehan seksual

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.