Nasional

Tak Ada Pelecehan ke Putri Candrawathi, Bripka RR Bongkar Apa yang Terjadi di Rumah Sambo

Oleh: Tim AYO 07 Rabu 16 Nov 2022, 10:55 WIB
Dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir J ke Putri Candrawathi ditepis oleh Bripka RR.

AYOJAKARTA.COM -- Dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir J ke Putri Candrawathi ditepis oleh Bripka RR.

Bripka RR mengungkapkan hal baru apa yang terjadi di rumah Ferdy Sambo yang melibatkan Brigadir J dan Putri.

Menurutnya, saat itu tidak ada pelecehan terdapat istri Ferdy Sambo itu.

Dilansir dari Suara.com, Ricky Rizal menegaskan tak adanya pelecehan terhadap Putri Candrawathi namun hanya ada pertengkaran.

Dalam kondisi tersebut, Ricky Rizal mengaku berusaha menenangkan situasi. Hal ini diungkapkan oleh pengacara Ricky Rizal, Erman Umar.

“Apa pun yang selama ini menjadi pemahaman, apa yang diketahui oleh klien kami selama ini oleh RR, tidak ada kejadian pelecehan, yang ada hanya pertengkaran-pertengkaran dan itu RR mencoba menenangkan situasi,” kata Erman dalam perbincangannya di stasiun televisi nasional, dikutip Rabu, 16 November 2022.

Erman menyebutkan jika benar ada pelecehan maka seharusnya Susi mengungkapkan di pengadilan.

Sama dengan Ricky Rizal, terdakwa lain Kuat Maruf juga mengaku tak melihat pelecehan dengan matanya sendiri.

"Dia tidak melihat peristiwanya. Cuma dia menduga ada kejadian yang dilakukan oleh terduga Yosua ini, karena dia yang dilihat turun dari lantai dua gitu," ujar kuasa hukum Kuat Maruf, Irwan Irawan.

Putri Candrawathi Tak Punya Visum

Terdakwa Putri Candrawathi (PC), masih ngotot mendapat kekerasan seksual yang dituduhkan kepada almarhum Brigadir Yosua. Karena pengakuannya tersebut, menyulut emosi Ferdy Sambo sampai melakukan pembunuhan terhadap korban.

Febri Diansyah, Kuasa Hukum PC mengantongi sejumlah bukti konkrit mengenai dugaan kekerasan seksual yang dialami kliennya tersebut. Namun, saat disinggung soal bukti visum, Febri berkata bahwa PC enggak melakukan visum karena berusaha menutupi aibnya sendiri.

"Alasan tidak visum saat itu banyak pertimbangan, karena situasinya bagi korban memalukan," katanya dikutip dari tayangan Kanal Youtube tvOneNews pada Selasa, 15 November 2022.*** (Suara.com)

Reporter Tim AYO 07
Editor Tedi Rukmana