AYOJAKARTA.COM - Putri Candrawathi yang merupakan istri Ferdy Sambo, keduanya sering dikaitkan dengan kasus pembunuhan Brigadir J.
Ferdy Sambo pun kini jadi sorotan banyak pihak, karena kasus pembunuhan Brigadir J yang menyeret nama suami Putri Candrawathi tersebut.
Terdakwa Ferdy Sambo sempat mengaku pembunuhan itu terjadi karena adanya pelecehan kepada istrinya yakni Putri Candrawathi, oleh Brigadir J.
Namun pada sebuah rekaman video saat momen anniversary Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, menangkap keceriaan Putri Candrawati saat suapi Brigadir J.
Didapatkan pula bukti isi chat WA Putri dengan adik Brigadir J, mungkinkah hal-hal tersebut jadi bukti bahwa sebenarnya memang tidak ada pelecehan?
Momen keceriaan itu diposting oleh akun YouTube Kompas.com yang menayangkan kemeriahan saat anniversary Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Terlihat Putri Candrawati sedang menyuapi nasi tumpeng kepada para ajudan dan ART Ferdy Sambo.
Akan tetapi terdapat momen yang mencuri sorotan publik, yakni ketika Putri menyuapi Brigadir J.
Dalam video tersebut nampak raut keceriaan di wajah Putri dengan penuh senyuman.
Dimana momen tersebut terjadi setelah kejadian yang disebut-sebut terjadi pelecehan pada Putri Candrawathi.
Selain itu, tersebar WhatsApp Putri Candrawati dengan adik Brigadir J, yang berisikan chat saat kakaknya sedang menyetrika baju.
Melalui akun YouTube tvOnenews, ditampilkan isi chat Putri dengan adik Brigadir J, Reza Hutabarat.
Dalam chat tersebut, Putri Candrawathi yang merupakan istri Ferdy Sambo sedang memuji Brigadir J yang terlihat luwes saat menyetrika baju melalui pesan WhatsApp tersebut.
“Kakaknya rajin banget, luar biasa sampai nyetrika luwes banget," isi chat dari Putri Candrawati pada Reza.
Diketahui bahwa chat WA tersebut telah dikirim 5 hari sebelum Brigadir Joshua dieksekusi, yakni tanggal 3 Juli 2022.
Isi chat WA yang dikirimkan kepada adik Brigadir J tersebut lantas ditanggapi oleh Kuasa Hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.
Dalam unggahan video akun YouTube metrotvnews, Kamaruddin menyebut bahwa Putri Candrawati memiliki rasa kepada Brigadir J, terlihat dari isi chat WA yang nampak perhatian.
Dirinya pun mengungkapkan sebuah dugaan bahwa bukanlah Joshua yang melecehkan, namun Putri yang menggoda mendiang Brigadir J.
Dari situlah diduga Putri Candrawathi timbul rasa benci kepada Joshua, karena merasa dilecehkan sudah ditolak oleh seorang bawahannya.
Baca Juga: Rizky Billar Dituding Cuma Punya Mobil Sewaan, Sang Kakak Jelaskan Hal Ini
“Tapi ketika dia tidak berhasil menggoda di tanggal 7, maka muncul kebencian karena merasa dilecehkan sebab dia senior,” jelasnya dalam video tersebut.
"Suaminya (Ferdy Sambo) jenderal bintang dua, dia (Brigadir J) bintang tiga, kok dilecehkan oleh Brigadir," lanjut Kamaruddin.
Kuasa Hukum keluarga Hutabarat tersebut juga mengatakan tentang filsafat orang Batak yang berarti “Tidak sama kamu, tidak pula sama saya, lebih bagus buat setan”.
Sehingga ia simpulkan bahwa lebih baik Brigadir J tidak dengan Vera (kekasih Brigadir J) dan begitu pula tidak dengan Putri Candrawati, hingga akhirnya muncul rasa untuk menghabisi nyawa sang ajudan.
Baca Juga: Muda Kaya Raya Gemar Foya-Foya dan Malas Bekerja, Itulah Indra Kenz yang Divonis 10 Tahun Penjara
“Tidak sama Vera tidak sama dia, lebih bagus almarhum dihabisi,” lanjut Kamaruddin.
Dari video dan isi chat WA itulah yang akhirnya menjadi suatu kejanggalan dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Sehingga muncul berbagai spekulasi yang mencuat dalam kasus Ferdy Sambo ini.
Dan hingga kini kasus tersebut masih dalam proses pengusutan.***

Share this article
Isi chat WA yang dikirimkan kepada adik Brigadir J tersebut lantas ditanggapi oleh Kuasa Hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.