AYOJAKARTA.COM -- Sehari sebelum dibunuh, Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua sempat menelpon kekasihnya, Vera Simanjuntak, 7 Juli 2022 malam.
Hal ini terungkap atas pengakuan dari Vera Simanjuntak sendiri di dalam persidangan, seperti yang ditayangkan di kanal YouTube KOMPASTV pada 1 November 2022.
Vera mengaku Yosua sempat menghubungi dirinya pada malam sebelum dieksekusi, dengan nada jengkel dan kesal.
- Baca Juga: Keceriaan Putri Candrawathi saat Suapi Brigadir J dan Isi Chat WA ke Adik Joshua Jadi Bukti PC yang Menggoda?
- Baca Juga: Ngaku Sering Diajak ke Tempat Hiburan Malam oleh Brigadir J, Damson: Tunggu Ibu atau Bapak Sudah Tidur
- Baca Juga: Febri Diansyah dan Lukas Martin Simanjuntak Makin Panas: Kepribadian Ganda Brigadir J hingga Pendapat Pakar
Pada saat itu, Vera menyebutkan Yosua secara tiba-tiba menelpon dirinya pada 7 Juli 2022 pukul 20.00 WIB.
Namun satu panggilan tak terjawab dan Vera pun menelepon kembali tapi terputus, sesaat setelahnya justru ia menemukan ada empat panggilan tak terjawab.
"Jadi pada tanggal 7 Juli 2022, mendiang menelpon saya melalui telepon suara via whatsapp sekitar jam 8 malam. Saya kebetulan dinas malam terus saya mendapat satu panggilan tak terjawab," ujar Vera, dikutip AyoJakarta.com pada Selasa, 15 November 2022.
- Baca Juga: Kesaksian Mengejutkan Damson, Sering Diajak ke Tempat Hiburan Malam hingga Sebut Brigadir J Temperamental
- Baca Juga: Richard Eliezer Dihantui Sosok Brigadir J dalam Mimpinya, Ternyata Inilah yang Terjadi
"Kemudian dia menelpon lagi tapi terputus, tiba-tiba langsung terdaftar empat panggilan tak terjawab. Padahal tidak ada masuk telepon itu tapi tiba-tiba terdaftar." kata dia.
Hingga tepat pada setengah 9 malam, Vera mendapati Yosua menelpon kembali dan berhasil terjawab.
"Setelah itu, dia telpon lagi setengah 9 malam saya angkat. Dia bilang 'Lagi di mana Dek?', 'Lagi dinas malam Bang, kenapa?'," kata Vera.
Namun justru Vera mendengar jawaban dari Yosua bercampur emosi, "Kurang ajar," kata Yosua saat menelpon dirinya.
Lantas mendengar kata kurang pantas Vera yang sedang dinas malam bersama teman-temannya kemudian mencari tempat yang nyaman untuk berbicara.
"'Kurang ajar' dia bilang begitu, karena saya mendengar ada kata-kata kurang ajar jadi saya banyak teman-teman dinas, jadi saya cari tempat yang nyaman untuk berbicara," kata vera.
"Setelah itu saya tanya lagi, 'Kenapa tadi Bang?', 'Kurang ajar orang ini [kata Yosua]'," ujar Vera.
"'Kurang ajar gimana?' Saya bilang, 'Ibu sakit, aku dituduh bikin ibu sakit [kata Yosua]'," kata Vera.
Setelah Brigadir J menceritakan bahwa dia dituduh membuat ibu alias Putri Candrawathi sakit, Yosua pun kembali bercerita kepada Vera soal ancaman.
Mendengar ancaman yang diceritakan oleh Yosua, lantas Vera bertanya siapa yang berani mengancam. Kemudian Vera mendengar soal squad-squad dari Brigadir Yosua.
"'Siapa yang ancam?' Saya tanya, 'Squad-squad di sini, dia bilang. 'Emangnya abang apain ibu, saya bilang," kata Vera
"Abang pukul ibu?," tanya Vera saat itu. "Saya bertanya seperti itu karena tidak masuk akal yang mulia."
"Terus, dia bilang 'Ya enggak lah Dek', ya udah kalo abang gak salah abang jangan takut saya bilang," tambah Vera.
Pada akhirnya telpon berakhir dengan Vera memberikan saran kepada kekasihnya (Brigadir Yosua) untuk tidak perlu takut dengan ancaman tersebut.
"Bilang sama mereka kalau Abang tidak apa-apain ibu, kalo Abang gak salah abang jangan takut saya bilang gitu, hmm dia bilang begitu," kata Vera.***

Share this article
Sehari sebelum dibunuh, Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua sempat menelpon kekasihnya, Vera Simanjuntak.