AYOJAKARTA.COM - Beasiswa yang dikucurkan oleh Kemendikbud kembali resmi dibuka untuk tahun 2022.
Dikutip melalui laman resmi Beasiswa Unggulan, Beasiswa Unggulan terbagi menjadi dua bagian, diantaranya adalah:
1. Masyarakat Berprestasi
Merupakan beasiswa dalam negeri untuk jenjang Sarjana, Magister dan Doktoral. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi dapat diikuti oleh calon mahasiswa yang sudah memiliki surat diterima di perguruan tinggi maupun mahasiswa yang sudah melangsungkan perkuliahan maksimal semester 3 (semua jenjang) pada saat mendaftar.
2. Pegawai Kemendikbud Ristek
Merupakan pemberian beasiswa kepada PNS di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk melanjutkan pendidikan Magister atau Doktoral di dalam atau di luar negeri melalui mekanisme tugas belajar.
Jika kamu mahasiswa atau pegawai Kemendikbud Ristek, kamu bisa mendaftar program Beasiswa Unggulan tahun 2022 yang telah dibuka mulai dari tanggal 10 hingga 23 Oktober.
Baca Juga: Yasbin Buka Program Beasiswa Bagi Calon Guru 2022, Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini!
Selanjutnya dilanjut dengan seleksi administrasi dari 23 Oktober-27 Oktober 2022.
Jika kamu lolos pada seleksi berkas, kamu akan lanjut ke tahap berikutnya, yaitu seleksi wawancara yang dimulai pada 01 - 05 November 2022.
Setelah satu minggu dari sesi wawancara, kamu akan diberitahu untuk lolos/tidaknya untuk mendapatkan beasiswa ini.
Baca Juga: Hai Girls, Ingin Jadi Atlet Bulutangkis, Ikuti Seleksi Beasiswa Scarlett Gideon Cari Juara yuk!
Pengumuman tersebut nantinya akan dilakukan pada 12 November 2022.
Selanjutnya, guna untuk mendapatkan beasiswa, kamu nantinya akan mendapat pembekalan dan penjelasan teknis penandatanganan kontrak yang diatur oleh Kemendikbud pada 14 - 26 November 2022.
Jika sudah berhasil menandatangani kontrak dana beasiswa kamu bisa dicairkan pada minggu ke empat November - minggu ke dua Desember 2022.
Baca Juga: Tersedia Beasiswa Atlet Bulutangkis untuk Remaja Perempuan Selama 3 Tahun, Berikut Persyaratannya!
Sebelum mendaftar, simak persyaratan yang dibutuhkan bagi calon pendaftar Beasiswa Unggulan.
A. Persyaratan Umum
1. Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/non akademik tingkat internasional dan/atau nasional;
2. Mendapatkan rekomendasi dari institusi terkait;
3. Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber APBN dan/atau APBDdengan komponen pembiayaan yang sama; dan
4. Diterima di Perguruan Tinggi dalam negeri dibawah binaan Kemendikbudristek dengan akreditasi institusi dan program studi paling rendah B/Sangat Baik.
5. Mahasiswa aktif dan terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
B. Persyaratan Khusus
1. Beasiswa Program Sarjana
a) Memiliki usia paling tinggi 35 tahun per 31 Desember 2022;
b) Memiliki surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi;
c) Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas perguruan tinggi;
d) Diutamakan yang memiliki kemampuan Bahasa Indonesia yang dibuktikan dengan sertifikat;
e) Bagi mahasiswa pada jenjang pendidikan S1 yang sedang menempuh perkuliahan memiliki nilai IPK sampai dengan semester 2 minimal 3.25 pada skala 4.00; dan
f) Membuat karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia, dengan ketentuan:
- Judul/tema: “Kontribusiku sebagai Generasi Unggul untuk mewujudkan
Indonesia Maju 2045”;
- Essay/karangan ditulis pada kolom essay minimal 1.000 kata.
Baca Juga: Kemenag Buka Beasiswa S1 Khusus Guru PAI, Ditutup 5 Agustus 2022, Cek Syarat Lengkapnya di Sini
2. Beasiswa Program Magister
a) Memiliki usia paling tinggi 40 tahun per 31 Desember 2022;
b) Memiliki surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari
perguruan tinggi;
c) Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas perguruan tinggi;
d) Memiliki nilai IPK S1 minimal 3.25 pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going;
e) Diutamakan yang memiliki kemampuan Bahasa Indonesia yang dibuktikan dengan sertifikat dan/atau bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat;
f) Membuat proposal rencana studi yang berisi alasan mengambil program studi yang dipilih dan rencana penelitian tugas akhir/tesis;
g) Karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia, dengan ketentuan:
- Tema essay/karangan terkait dengan hal yang sudah diperbuat untuk bangsa;
- Essay/karangan ditulis pada kolom essay minimal 1.500 kata.
3. Beasiswa Program Doktor
a) Berusia paling tinggi 45 tahun per tanggal 31 Desember 2022;
b) Memiliki surat keterangan lulus/Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi;
c) Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas perguruan tinggi;
d) Memiliki nilai IPK S2 minimal 3.40 pada skala 4.00 baik mahasiswa baru maupun on-going;
e) Diutamakan yang memiliki kemampuan Bahasa Indonesia yang dibuktikan dengan sertifikat dan/atau Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat;
f) Memiliki proposal penelitian disertasi;
g) Membuat karya tulis berupa essay/karangan menggunakan Bahasa Indonesia,
dengan ketentuan:
- Tema essay/karangan terkait dengan hal yang sudah diperbuat untuk bangsa;
- Essay/karangan ditulis pada kolom essay minimal 1.500 kata.
Baca Juga: Pemerintah Australia Buka Beasiswa G20 Indonesia untuk S2 dan S3, Cek di Sini Syarat dan Jadwalnya
C. Kelengkapan Berkas
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP).
2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus On-Going).
3. LoA Unconditional.
4. Surat keterangan aktif kuliah.
5. Kartu Hasil Studi (KHS) semester 1 dan 2 (khusus On-Going).
6. ljazah dan transkrip nilai terakhir (khusus untuk jenjang Magister dan Doktor).
7. Sertifikat Bahasa Indonesia dan/atau Bahasa Inggris.
8. Proposal rencana studi bagi program Magister (rencana perkuliahan dan sks per-semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam tesis, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat).
9. Proposal penelitian disertasi bagi program Doktoral.
10.Surat rekomendasi dari akademisi atau institusi terkait (sesuai format).
11.Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber APBN dan/atau APBD (sesuai format).
12.Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten.
13.Essay menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Kontribusiku sebagai Generasi Unggul untuk mewujudkan Indonesia Maju 2045" bagi S1, dan essay/karangan terkait dengan hal yang sudah diperbuat untuk bangsa bagi S2/S3. Essay ditulis pada kolom essay minimal 1.000 untuk S1 dan 1.500 untuk S2/S3.
Baca Juga: Syarat dan Link Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 2022, Ikuti Langkah-langkahnya di Sini!
Bantuan Beasiswa Unggulan yang diberikan kepada penerima nantinya akan memiliki jangka waktu tertentu, seperti berikut:
1. Jenjang sarjana (S1) diberikan waktu 4 tahun atau 8 semester.
2. Jenjang magister (S2) diberikan waktu 2 tahun atau 4 semester.
3. Sarjana Doktoral (S3) diberikan waktu 3 tahun atau 6 semester.
4. Jenjang Sarjana, Magister, Doktoral on going diberikan untuk sisa masa studi yang akan dilaksanakan sampai batas waktu sesuai periode di atas.
Penerima Beasiswa Unggulan, nantinya akan menerima bantuan yang terbagi menjadi tiga mulai dari biaya pendidikan, buku hingga biaya hidup.***