AYOJAKARTA.COM- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI siapkan bantuan beasiswa pendidikan kepada para anak korban tragedi Kanjuruhan. Bantuan tersebut disiapkan untuk para anak korban tragedi Kanjuruhan yang orang tuanya meninggal dunia.
Dikutip Ayojakarta.com dari Repubika.co.id dalam judul artikel " Baznas Siapkan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Mustahik Korban Tragedi Kanjuruhan" disebutkan oleh Ketua Baznas, Profesor Noor Achmad bahwasanya Baznas ikut berduka dalam kejadian tragis tersebut.
Prof. Noor Kemudian menyebutkan bahwa Baznas akan memberikan santunan kepada anak para korban tragedi Kanjuruhan berupa beasiswa pendidikan kepada para anak korban tragedi Kanjuruhan.
Disebutkan bahwa "Baznas sangat prihatin dengan tragedi Kanjuruhan ini. Salah satu yang harus diperhatikan adalah keberlangsungan pendidikan para anak yang orang tuanya meninggal dunia dalam peristiwa itu. Maka, Baznas sedang menyiapkan program beasiswa pendidikan kepada para anak tersebut hingga bangku perguruan tinggi," ujar Ketua Basarnas.
Sebagai informasi sebelumnya bahwa Baznas aktif dalam memberikan berbagai bentuk beasiswa pendidikan sepanjang tahun 2022 diantaranya yakni Beasiswa Cendekia Baznas di 102 kampus di Indonesia, Beasiswa Al Azhar.
Selain itu juga, Baznas telah sukses dalam memberikan berbagai program Beasiswa pendidikan lainnya yakni Beasiswa Riset (MAZAWA), Beasiswa Riset Zakat Prodi Umum, Beasiswa Mahad Aly di 48 mitra, Beasiswa Persiapan Sekolah Kedinasan, Beasiswa Kemitraan Khusus, Beasiswa Santri, dan Beasiswa Dikdasmen.
Baca Juga: Presiden Arema FC Marathon Berikan Santunan Kepada Keluarga Korban Insiden Kanjuruhan
Prof. Noor menjelaskan bahwa dalam program pendidikan untuk para anak korban tragedi Kanjuruhan tersebut akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Pemprov Jawa Timur dan Pemda Malang, untuk memaksimalkan bantuan agar tepat sasaran.
"Untuk berbagai bantuan yang disiapkan, Baznas RI telah berkoordinasi dengan Baznas se-Jawa Timur. InsyaAllah akan segera terlaksana, sambil menunggu proses pendataan," ungkap Prof Noor.
Beliau berharap dengan adanya program beasiswa pendidikan tersebut dapat membantu dan mengangkat perekonomian masyarakat dan agar mampu bertransformasi menjadi muzakki di masa akan datang.
Diketahui sebelumnya, Baznas juga telah memberikan bantuan dalam membuka Crisis Center untuk membantu dan melayani kebutuhan korban tragedi berdarah setelah laga Arema FC kontra Persebaya di Kanjuruhan.
Baznas juga turut memberikan bantuan medis dalam perawatan mengenal para korban dengan mengirimkan tiga unit ambulans bersama tim medis dari Rumah Sehat Baznas Sidoarjo.***

Share this article
Prof. Noor Kemudian menyebutkan bahwa Baznas akan memberikan santunan kepada anak para korban tragedi Kanjuruhan berupa beasiswa pendidikan