Nasional

PROGRAM KARTU PRAKERJA: Sudah 15,9 Juta Pendaftar, 3 Juta Lolos Seleksi

Oleh: Admin Minggu 06 Sep 2020, 08:54 WIB
Ilustrasi/prakerja.go.id

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Sejak dimulai pada 11 April 2020, pendaftaran Program Kartu Prakerja mendapatkan respons yang positif dari masyarakat. Hal itu, menurut Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, terlihat dari antusiasme masyarakat yang sangat tinggi untuk mengikuti program ini.

Pendaftaran Kartu Prakerja di situs resmi www.prakerja.go.id, seperti dilansir laman resmi Kemenko Perekonomian, ekon.go.id, sampai saat ini telah mencapai 15,9 juta orang pendaftar. Dari 6 gelombang pendaftaran, telah ditetapkan sebanyak 3 juta orang penerima Kartu Prakerja dari 34 provinsi se-Indonesia. Sebanyak 849.921 orang telah menyelesaikan pelatihan pertamanya dan 610.563 orang telah menerima insentif.

Program Kartu Prakerja merupakan program yang bertujuan meningkatkan kualitas SDM melalui pembekalan kompetensi kerja dan/atau kewirausahaan (skilling), peningkatan kompetensi kerja dan/atau kewirausahaan (upskilling), dan alih kompetensi kerja (reskilling) bagi tenaga kerja di Indonesia.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?

Namun, dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) No. 4 Tahun 2020, dilakukan refocusing Program Kartu Prakerja menjadi program semi bantuan sosial (bansos). Pasalnya, banyak pekerja yang terkena PHK ataupun dirumahkan.

“Dengan demikian, Program Kartu Prakerja juga berfungsi sebagai jaring pengaman sosial lewat insentif yang diperbesar jumlahnya agar dapat membantu meringankan biaya hidup masyarakat yang terdampak,” tutur Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono dalam acara Sosialisasi Kebijakan Program Kartu Prakerja (Wilayah Jabar I) di Bekasi, Jumat (4 September 2020).

Pemerintah juga telah melakukan perbaikan tata kelola program yang dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 76 Tahun 2020 sebagai penyempurnaan ketentuan yang sebelumnya diatur dalam Perpres No. 36 Tahun 2020.

Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) No. 11 Tahun 2020 menjadi aturan pelaksanaan Perpres tersebut. “Perubahan ini menjaga tata kelola, jadi secara akuntabilitas bisa dipertanggungjawabkan bersama-sama,” ungkapnya.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Kuburan di Depan Rumah & Cerita Tentang Drakula

Selanjutnya, dalam ekosistem Program Kartu Prakerja, sekarang terdapat 7 platform digital, 4 mitra pembayaran dan 165 lembaga pelatihan yang menyediakan lebih dari 2.000 jenis pelatihan.

“Jumlah ini akan terus meningkat seiring bertambahnya mitra dan jenis pelatihan yang akan divalidasi Manajemen Pelaksana, dan juga akan dinamis berkembang sesuai perkembangan di lapangan,” imbuh Susiwijono.

Kebijakan Program Kartu Prakerja yang dirilis pemerintah sejak April sudah memasuki gelombang 7. Pendaftaran untuk periode tersebut sudah dibuka sejak Kamis 3 September 2020. Belum ada penjelasan dari Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja kapan pendaftaran Kartu Prakeja gelombang 7 akan ditutup, begitupun dengan kapan waktu pengumuman.

Namun, seperti yang berlaku pada gelombang sebelumnya, pengumuman hasil seleksi Kartu Prakerja memakan waktu tiga sehari setelah penutupan pendaftaran. Kalau kalian belum mendaftar Kartu Prakerja gelombang 7, silakan memantau laman resmi program tersebut, prakerja.go.id dan silakan mendaftarkan diri. Kuota program tersebut dipatok sebanyak 800 ribu peserta.

Bagi yang sudah mendaftar, silakan tunggu waktu pengumuman dari manajemen pelaksana program Kartu Prakerja pada hari-hari mendatang. Kalaupun belum lolos, jangan berkecil hati. Coba lagi ikut di periode berikutnya. Menurut informasi, program Kartu Prakerja masih akan dilaksanakan dalam 3 gelombang lagi.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Belajar dari Gus Baha dan Anak Tongkrongan

Reporter Admin
Editor Eries Adlin