Nasional

Pemkab Bandung Barat Susun SOP Panduan New Normal

Oleh: Admin Kamis 28 Mei 2020, 07:20 WIB
[ilustrasi] Pemkab Bandung Barat tengah menyusun SOP penerapan new normal. (dok)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Istilah New Normal marak diperbincangkan dalam dua pekan terakhir di Indonesia. New Normal jadi trending topic setelah pemerintah mengklaim penyebaran Covid-19 di Indonesia stabil dan bisa dikendalikan.

Menuju new normal, pemerintah daerah mulai menyusun panduan menghadapi tatanan normal baru. Salah satunya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mulai menerapkan new normal di seluruh kota/kabupaten di Jabar pada 1 Juni 2020.

Merespons kebijakan dari Pemprov Jabar, Pemkab Bandung Barat tengah menyusun SOP pada masa new normal diberlakukan. Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi salah satu daerah zona biru berdasarkan hasil evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jabar.

AYO BACA : Persiapan New Normal, Jokowi Meninjau Stasiun MRT Bundaran HI

Ketua pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penangananan COVID-19 Bandung Barat, Asep Sodikin mengaku sedang menyusun SOP pada masa new normal di tengah pandemi COVID-19.

"Kami sudah rapatkan hal ini. Tim di gugus tugas sedang bekerja untuk menyiapkan panduan dan protokol di saat kondisi tersebut," ucapnya, Rabu (27/5/2020).

Dia menjelaskan, panduan new normal tetap mengadopsi ketentuan dan arahan dari pusat dan provinsi soal lima fase tahapan. Secara umum tidak akan berbeda jauh dengan versi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian hanya dengan ruang lingkup lebih sempit.

AYO BACA : Kapan Istilah New Normal Pertama Kali Muncul?

Karena itu, akan ada beberapa kebijakan yang lebih spesifik disesuaikan dengan kondisi daerah. "Ada beberapa penambahan lebih detail, misalnya larangan pegawai industri dari zona merah untuk bekerja atau stimulus bagi pelaku usaha kecil dan menengah," kata Sekretaris KBB ini.

Yang pasti, new normal tetap mensyaratkan kedisplinan masyarakat karena protokol new normal tetap bertujuan menjaga agar virus orona tidak menyebar.

"Pastinya ada pelonggaran PSBB di masa new normal. Tapi kami akan tetap fokuskan pembatasan di beberapa tempat yang dianggap rawan," tuturnya.

Sebagaimana diketahui skenario new normal Pemprov Jawa Barat akan melibatkan personel TNI-Polri. Aparat keamanan ini dikerahkan di titik-titik tertentu untuk mengawasi kedisiplinan warga.

Di wilayah Jawa Barat, angka reproduksi Covid-19 per hari ini berada di angka 1,09. Standar World Health Organization (WHO) menempatkan angka 1,09 kemampuan untuk mengendalikan wabah Covid-19. (Tri Junari)

AYO BACA : Simak, Panduan Kerja New Normal dari Kemenkes

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono