Nasional

Digandeng BGN untuk Penyusunan Juknis Program MBG, Chef Arnold: Saya Rasa Banyak Orang Lain yang Lebih Hebat!

Oleh: Desi Kris Kamis 11 Jun 2026, 13:52 WIB
Chef Arnold Poernomo (Sumber: Instagram @arnoldpo)

AYOJAKARTA.COM - Chef Arnold Poernomo angkat bicara terkait keterlibatannya dalam penyusunan petunjuk teknis (juknis) program Makan Bergizi Gratis ( MBG ) yang dijalankan pemerintah melalui Badan Gizi Nasional ( BGN ).

Menanggapi hal tersebut, Chef Arnold mengaku dirinya memang diminta untuk memberikan pendapat soal juknis baru program MBG.

Hal tersebut diungkapkan Arnold melalui unggahan Instagram storynya @arnoldpo, Selasa (10/6).

Ia pun bersama team telah mempelajari juknis tersebut.

"Saya memang diminta untuk memberikan pendapat untuk juknis BGN, saya dan team sudah review dan pelajari," tulis Arnold dalam keterangan.

Ia lantas menilai program MBG khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sangatlah complex.

"Program MBG ini sangat complex terutama untuk 3T dari logistic, kesediaan bahan, SDM dll," lanjutnya.

Ia juga menegaskan masih banyak orang lain yang lebih hebat dan paham terkait penyusunan juknis MBG ini.

Kendati demikian, ia memberikan masukan tentang operasional kepada BGN dan berharap apa yang disampaikan bisa membantu program MBG lebih strategis.

"Saya rasa banyak orang lain yang lebih hebat, capable dan paham lebih dari saya. Semua masukan tentang operasional sudah kami sampaikan dan semoga bisa lebih strategis," ungkapnya.

Seperti diketahui, sebelumnya, BGN telah menggandeng Chef Arnold dalam penyusunan juknis baru program MBG.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan MBG dan memperbaiki tata kelola yang menjadi fokus evaluasi BGN.

Dalam pertemuan bersama Arnold, BGN Dala membahas sejumlah aspek penting untuk program MBG.

Mulai dari pengelolaan sumber daya manusia, manajemen dapur, peralatan, hingga penyusunan bank menu.

BGN berharap, perbaikan ini bisa meningkatkan kualitas layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mendukung pelaksanaan program MBG yang lebih efektif sekaligus tepat sasaran.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris