AYOJAKARTA.COM -- Jumlah kasus Cacar Monyet atau Monkeypox di wilayah Jakarta semakin menunjukkan peningkatan.
Dilansir dari IG @akuratjakarta, sampai dengan tanggal 8 November 2023 jumlah pasien Cacar Monyet atau Monkeypox aktif tercatat sudah mencapai angka 29 kasus.
Guna mengantisipasi peningkatan kasus, Plt. Kepada Dinas Kesehatan Jakarta, Ani Rusipawati terus melakukan penelusuran.
Baca Juga: Diberhentikan MKMK, Segini Gaji Pokok dan Tunjangan Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman
Dalam keterangan yang disampaikan di Balai Kota, Jakarta pada Kamis 9 November 2023 Ani menyebut akan terus melakukan tracking.
“Setiap kita ketemu kasus, pasti kita tracking langsung, siapa saja kontak eratnya untuk kemudian kita check,” jelasnya.
Lebih lanjut Ani menjelaskan, dari keseluruhan kasus cacar monyet yang aktif seluruhnya merupakan laki-laki dewasa karena sempat melakukan kontak erat.
Selain di Jakarta, pekan lalu kasus cacar monyet atau Monkeypox juga telah ditemukan di wilayah Jawa Barat, tepatnya di Karawang pada Juni 2023.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Coba Temukan Anak Laki-laki yang Paling Berbeda, Uji Kemampuan Analisa Kamu!
Selain di Karawang, kasus cacar monyet juga ditemukan dari salah satu warga Pasir Layung, kota Bandung dan menjalani perawatan di RS hasan Sadikin, Bandung.
Sementara, seorang warga Bandung lainnya juga terduga mengalami kasus cacar monyet dan telah menjalani perawatan di tempat yang sama.
Berdasarkan hasil tersebut, Dinkes Jawa Barat mencatat jumlah kasus cacar monyet di wilayah Jawa Barat berjumlah tiga kasus.
Bukan saja di Jakarta dan Bandung, kasus cacar monyet juga terjadi di wilayah Kota Tangerang Selatan.
Terhitung sejak 29 Oktober 2023 lalu telah ditemukan dua orang positif cacar monyet, di mana satu di antaranya tercatat sebagai warga Jawa Barat.
Selain bergejala demam, ruami akut, nyeri otot, pembengkakan, rasa lelah berlebihan, pasien juga mengalami sakit di bagian punggung.
Dari kedua pasien cacar monyet tersebut, satu di antaranya menjalankan isolasi mandiri dan satunya lagi melakukan perawatan di RS Sulianti Saroso.
Dari keterangan yang disampaikan Alin Hendalin Mahdaniar selaku Kadin Tangsel, diketahui kondisi pasien dalam keadaan relatif baik.
Baca Juga: Tes IQ: Asah Analisamu dengan Temukan Ayam Paling Berbeda dalam Waktu 4 Detik
Cacar monyet yang kini tengah menjadi sorotan merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus Monkeypox.
Oleh organisasi kesehatan dunia atau WHO, cacar monyet telah ditetapkan sebagai salah satu darurat global.
Orang dengan riwayat kontak erat, pemilik hewan peliharaan yang berisiko tertular, serta orang dengan gangguan kekebalan tubuh menjadi kelompok paling rentan tertular.
Dari ketiga kelompok, orang dengan gangguan kekebalan tubuh bisa mengalami gejala lebih serius hingga kematian.
Baca Juga: Daftar Siswa yang Terancam Dicabut Statusnya sebagai Penerima KJP Plus, November Sudah Cair Belum?
Demikian seperti dirangkum Ayojakarta.com pada Jumat, 10 November 2023 dari Youtube Kompas TV.***