AYOJAKARTA.COM – Sosok Menko Polhukam Mahfud MD terus bergerak membongkar praktik-praktik tindak pidana besar di Indonesia.
Setelah sebelumnya Mahfud MD membongkar praktik transaksi janggal di Kementerian Keuangan, kali ini dirinya kembali membuat pergerakan baru.
Terbaru, Mahfud MD membongkar kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Batam.
Lantas, apa saja yang sudah dilakukan oleh Mahfud MD dalam aksinya membongkar kasus baru dugaan TPPO tersebut?
Dilansir dari laman Suara.com pada Jumat, 7 April 2023, berikut 6 fakta upaya Mahfud MD dalam membongkar praktik TPPO.
1. Mendapat dukungan Presiden Buruh
Andi Gani Nena Wea selaku Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang juga sekaligus Presiden ASEAN Trade Union Council (ATUC) mendukung penuh upaya Mahfud MD tersebut.
Bahkan Presiden ASEAN ATUC tersebut akan menggunakan seluruh jaringannya di ASEAN untuk membantu aksi Mahfud MD.
“Siapapun dia, apapun jabatannya kalau terlibat TPPO harus berhadapan dengan hukum. Saya sangat yakin Pak Mahfud tidak akan surut mengusut masalah TPPO ini. Bukti-bukti keterlibatan beberapa oknum pasti bisa diungkapnya,” kata Andi Gani.
2. Gandeng banyak pihak perangi TPPO
Himbauan ini disampaikan Mahfud MD saat seminar BP2MI di Batam pada Kamis, 6 April 2023 kemarin.
“Sindikat dan jaringan perdagangan orang di Batam bukan orang biasa karena terkoordinasi dengan baik dan melibatkan oknum pemerintah, aparat, dan pihak swasta,” kata Mahfud.
“Saya sebagai salah satu Ketua Gugus Tugas PP TPPO pusat mengajak BP2MI lewat #SikatSindikat untuk memerangi praktik ini dan bersinergi dengan lembaga-lembaga lain,” lanjutnya.
3. Menemui Romo Paschalis
Mahfud MD menemui Romo Paschalis dan mengadakan perbincangan secara tertutup kurang lebih 30 menit.
Setelah keluar dari kediaman Romo Paschalis tampak raut wajah Mahfud MD yang begitu serius berbeda saat dirinya baru datang.
Namun Mahfud MD tidak menjabarkan secara rinci apa yang ia bahas dalam pertemuannya dengan Romo Paschalis tersebut.
Baca Juga: Libatkan Uang Banyak, Mahfud MD Ungkap Jaringan Tindak Pidana Perdagangan Orang yang Kejam!
4. Sudah mengantongi daftar jaringan
Mahfud MD menyebut jika kasus TPPO ini melibatkan banyak uang dan juga mengklaim jika dirinya telah mengantongi daftar jaringan dalam kasus tersebut.
“Yang jelas ini sangat membahayakan dan melibatkan uang banyak, mengancam kemanusiaan, bukan jiwa saja, tetapi kemanusiaan,” tegas Mahfud MD.
“Saya sudah punya daftar jaringan sindikat jaringan PMI ilegal yang akan diuji sahi dulu. Pemerintah tidak akan main -main. Sesudah nanti di Jakarta kita akan olah data dulu,” lanjutnya.
Baca Juga: Mahfud MD di Mata Wartawan Senior Panda Nababan: Menko Polhukam Sebelumnya Nggak Ada Kelasnya!
5. Datang langsung ke lokasi dugaan TPPO di Batam
Upaya membongkar dugaan kasus TPPO dibuktikan Mahfud MD dengan datang langsung ke Pelabuhan Batam Center pada Rabu, 5 April 2023.
Di mana, lokasi tersebut diduga merupakan tempat penyaluran perdagangan pekerja migran rute Batam-Tanjung Pengalih Malaysia.
“Saya tentu melihat secara fisik (kondisi Pelabuhan Batam Center), berdasarkan apa yang dilaporkan kepada pemerintah pusat. Saya melihat dulu, nanti ada kesimpulan,” ujarnya.
6. Membongkar modus kapal tenggelam
Mahfud MD dengan tegas menyebut jika tenggelamnya kapal yang menyebabkan sebanyak 22 pekerja migran di perairan Johor, Malaysia dilakukan dengan sengaja.
Menurutnya tindakan tersebut adalah modus yang sering dipakai dalam kasus perdagangan orang.
“Itu perbuatan jahat. Orang dikirim ke luar negeri lalu dijadikan budak, kalau sakit ditenggelamkan atau dilempar ke laut. Kasus semacam itu terjadi banyak di dunia, Indonesia mulai terjerat hal-hal seperti itu, kejahatan perdagangan sudah dimulai,” ungkap Mahfud MD.