AYOJAKARTA.COM – Proses persidangan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J mulai menuju babak akhir.
Pekan ini para terdakwa atas kasus tersebut diberi kesempatan untuk menyampaikan nota pembelaan atau pledoi atas tuntutan yang sebelumnya diputuskan oleh jaksa.
Penyampaian nota pembelaan atau pledoi pada pekan ini diawali oleh terdakwa Kuat Maruf dan Ricky Rizal yang kembali hadir dalam persidangan hari ini.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @jamgadangtv pada (24/1/23) yang menampilkan cuplikan sidang dari Kompas TV, kedua terdakwa diketahui kompak menyampaikan pledoi yang isinya menegaskan jika keduanya tidak tahu sama sekali soal rencana pembunuhan terhadap Brigadir J.
Namun selain pernyataan keduanya yang tegas menolak jika tidak terlibat dalam rencana pembunuhan, pengakuan Kuat Maruf soal hubungannya dengan Putri Candrawathi juga cukup mencuri perhatian publik.
Seperti yang diketahui, sempat ramai beredar kabar jika Putri Candrawathi dan Kuat Maruf diisukan memiliki hubungan spesial yang lebih dari sekedar atasan dan ART.
Dalam sidang pledoi kali ini, Kuat Maruf juga menyampaikan pendapatnya mengenai isu yang sempat viral di berbagai media sosial dan cukup menggemparkan publik tersebut.
Baca Juga: Curhat Kini Hidup di Penjara Sempit, Ferdy Sambo Ratapi Nasib: Sebelumnya Kehidupan Saya Terhormat
Awalnya terdakwa Kuat Maruf menyampaikan pengakuannya jika ia memang bodoh, dimana kemudian ia menyebut jika pihak penyidik memanfaatkan hal tersebut.
“Saya akui yang mulia saya ini bodoh, saya dengan mudah dimanfaatkan oleh penyidik untuk mengisi sebagian BAP dari Richard,” ujar Kuat Maruf.
“Saya sangat bingung dan tidak mengerti dengan proses persidangan yang sedang berjalan tetapi saya tetap berusaha untuk menjalankan proses persidangan sebagaimana seharusnya walaupun saat ini saya tidak tahu salah saya apa dan saya tidak mengerti kenapa saya dituduh ikut dalam perencanaan pembunuhan almarhum Yosua,” imbuhnya.
Bahkan Kuat Maruf juga berani bersumpah, “Demi Allah saya bukan orang sadis, tega dan tidak punya hati untuk ikut membunuh orang apalagi orang yang saya kenal baik dan pernah menolong saya.”
Lantas terkait isu perselingkuhan antara dirinya dengan Putri Candrawathi, terdakwa Kuat Maruf menuturkan jika kabar tersebut menurutnya sangatlah parah.
“Bahkan yang lebih parah di media sosial saya dituduh berselingkuh dengan Ibu Putri,” jelas Kuat Maruf.
Baca Juga: Curhat Rasakan Banyak Hinaan dan Cacian, Ferdy Sambo Sebut Pembacaan Pledoi: Pembelaan yang Sia-sia
Kuat Maruf juga mengaku sangat bingung dengan peristiwa yang ia alami tersebut, apalagi dirinya juga memiliki keluarga yang tentu juga menerima dampaknya.
“Yang mulia yang saya hormati, saya sangat bingung dan tidak percaya atas kejadian ini karena bagaimanapun juga saya punya anak dan istri yang pastinya berdampak kepada mereka,” tegas Kuat Maruf.
***