AYOJAKARTA.COM - Berikut ini adalah tujuh kejanggalan dugaan pelecehan Putri Candrawathi yang dilakukan Brigadir J di Magelang pada 7 Juli 2022.
Tujuh kejanggalan dugaan pelecehan ini diungkap langsung oleh LPSK dan Polri.
Dalam laporan tersebut, rupanya dugaan pelecehan yang dialami Putri Candrawathi kini semakin sulit dibuktikan kebenarannya.
Seperti dilansir AyoJakarta.com dari Pikiran Rakyat dengan judul "7 Kejanggalan Pelecehan di Magelang Diungkap LPSK dan Polri, Putri Candrawathi Makin Terpojok?"
Dugaan pelecehan di Magelang, pada 7 Juli 2022, dalam laporan Putri Candrawathi semakin sulit dibuktikan kebenarannya.
Sebelumnya, PC melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Yoshua terhadapnya di kediaman FS, di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Namun belakangan, PC mengaku pelecehan di Duren Tiga hanya bagian dari skenario Sambo. Menurut Putri peristiwa sebenarnya terjadi di Magelang.
Laporan itu akhirnya dihentikan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim, pada 12 Agustus 2022. Pembatalan inilah yang kemudian mentersangkakan PC pada 19 Agustus.
Berikuti ini, dirangkumkan Pikiran-Rakyat.com untuk Anda, kejanggalan laporan PC, yang 6 diantaranya diungkap LPSK, dan satu lainnya dikatakan Bareskrim Polri.
Ada Kuat Ma’ruf dan Susi bersama Putri
Tindakan asusila oleh Yoshua kemungkinannya kecil, sebab di tempat dan waktu yang sama, ada asisten rumah tangga (ART) Putri Candrawathi yakni Susi dan supirnya, Kuat Ma'ruf.
Tak Ada Teriakan Putri Candrawathi
Baca Juga: Percakapan Putri Candrawathi dan Kuat Maruf di Kamar Bocor: Sst.. Jangan Ribut-ribut , Apa Artinya?
Karena ada Kuat dan Susi, respon pertama istri Ferdy Sambo seharusnya berontak atau teriak, jika memang mengalami pelecehan seksual di luar consent-nya.
Terbaliknya Relasi Kuasa
Terdapat relasi kuasa yang terbalik jika benar ada pelecehan terhadap istri Ferdy Sambo. Posisi Putri Candrawathi jelas di atas Brigadir J selaku ‘bos’ atau atasan.
Menurut LPSK, relasi kuasa tidak terpenuhi karena J hanya bawahan sedang PC adalah istri Jenderal.
Putri Candrawathi Masih Bertanya Soal Brigadir J
Putri Candrawathi kedapatan bercakap-cakap dengan Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, menanyakan keberadaan Yoshua.
"Agak aneh orang yang melakukan kekerasan seksual, tapi korban masih tanya di mana Joshua," kata Edwin.
Brigadir J dan Putri Candrawathi Bertemu usai ‘Peristiwa’
Brigadir J dan Putri Candrawathi diketahui masih sempat bertemu di rumah Magelang usai kejadian dugaan pelecehan seksual. LPSK menganggap pertemuan keduanya cukup janggal.
“Seorang korban (PC) mau bertemu dengan pelaku kekerasan seksualnya, apalagi misalnya pemerkosaan atau pencabulan," ujar Edwin.
Brigadir J dan Putri Candrawathi Masih Bersama di Rumah Dinas Sambo
Brigadir J dan Putri Candrawathi berada di dalam satu atap di keidaman Ferdy Sambo usai terjadi peristiwa.
"Ini juga ganjil, janggal. Lain lagi J masih dibawa oleh ibu PC ke rumah Saguling. Kan dari Magelang ke rumah Saguling," ujarnya.
Nol Bukti, Bahkan CCTV
Kepala Bareskrim Polri, Komisaris Jenderal Polisi Agus Andrianto, mengatakan laporan ini nihil bukti.
Penyidik yang sigap menelusuri seluruh tempat terkait di Magelang mengaku tidak menemukan bukti apapun yang dapat menguatkan laporan Putri. Bahkan tak ada rekaman CCTV di rumah itu.
Andrianto menambahkan, hanya Tuhan, Putri Candrawathi, dan Almarhum Brigadir J yang mengetahui persis apa yang sebenarnya terjadi di Magelang pada 7 Juli 2022. ***