AYOJAKARTA.COM — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau LPSK menyebutkan adanya kejanggalan soal pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi.
Sebelumnya, Putri Candrawathi yang juga istri Ferdy Sambo, melaporkan adanya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J.
Namun, LPSK mengungkap adanya kejanggalan jika memang benar terjadi pelecehan yang dimaksud.
Baca Juga: BNI Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA SMK D3 S1 September 2022, Cek Syarat Pendaftaran di Sini!
Satu di antaranya, usai dugaan peristiwa pelecehan itu terjadi, pasalnya Brigadir J dan Putri masih bersama di rumah dinas Ferdy Sambo di Magelang.
Hal itu dirasa aneh oleh LPSK.
Berikut daftar kejanggalan dalam dugaan pelecehan seksual Putri Chandrawathi, seperti yang ditulis Pikiran-Rakyat.com dalam artikel "7 Kejanggalan Pelecehan di Magelang Diungkap LPSK dan Polri, Putri Candrawathi Makin Terpojok?".
Baca Juga: Baca Satu Surah Ini 1x Sebelum Masuk Rumah, Mbah Moen Sebut Rejeki Mengalir Deras hingga ke Tetangga
1. Ada Kuat Maruf dan Susi bersama Putri
Tindakan asusila oleh Yoshua kemungkinannya kecil, sebab di tempat dan waktu yang sama, ada asisten rumah tangga (ART) Putri Candrawathi yakni Susi dan supirnya, Kuat Maruf.
2. Tak Ada Teriakan Putri Candrawathi
Karena ada Kuat dan Susi, respon pertama istri Ferdy Sambo seharusnya berontak atau teriak, jika memang mengalami pelecehan seksual di luar consent-nya.
3. Terbaliknya Relasi Kuasa
Terdapat relasi kuasa yang terbalik jika benar ada pelecehan terhadap istri Ferdy Sambo. Posisi Putri Candrawathi jelas di atas Brigadir J selaku ‘bos’ atau atasan.
Menurut LPSK, relasi kuasa tidak terpenuhi karena J hanya bawahan sedang PC adalah istri jenderal.
Baca Juga: Kata Mbah Moen Cukup Lakukan Satu Amalan Ini Agar Dosa Diampuni dan Masuk Surga, Apakah Itu?
4. Putri Candrawathi Masih Bertanya Soal Brigadir J
Putri Candrawathi kedapatan bercakap-cakap dengan Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, menanyakan keberadaan Yoshua.
"Agak aneh orang yang melakukan kekerasan seksual, tapi korban masih tanya di mana Joshua," kata Edwin.
5. Brigadir J dan Putri Candrawathi Bertemu usai "Peristiwa"
Brigadir J dan Putri Candrawathi diketahui masih sempat bertemu di rumah Magelang usai kejadian dugaan pelecehan seksual. LPSK menganggap pertemuan keduanya cukup janggal.
“Seorang korban (PC) mau bertemu dengan pelaku kekerasan seksualnya, apalagi misalnya pemerkosaan atau pencabulan," ujar Edwin.
Baca Juga: Wasiat Mbah Moen Agar Anak Bisa Sukses dan Mengangkat Derajat Orang Tua, Anda Wajib Tahu!
6. Brigadir J dan Putri Candrawathi Masih Bersama di Rumah Dinas Sambo
Brigadir J dan Putri Candrawathi berada di dalam satu atap di keidaman Ferdy Sambo usai terjadi peristiwa.
"Ini juga ganjil, janggal. Lain lagi J masih dibawa oleh ibu PC ke rumah Saguling. Kan dari Magelang ke rumah Saguling," ujarnya.
7. Nol Bukti, Bahkan CCTV
Kepala Bareskrim Polri, Komisaris Jenderal Polisi Agus Andrianto, mengatakan laporan ini nihil bukti.
Penyidik yang sigap menelusuri seluruh tempat terkait di Magelang mengaku tidak menemukan bukti apapun yang dapat menguatkan laporan Putri. Bahkan tak ada rekaman CCTV di rumah itu.
Andrianto menambahkan, hanya Tuhan, Putri Candrawathi, dan Almarhum Brigadir J yang mengetahui persis apa yang sebenarnya terjadi di Magelang pada 7 Juli 2022. *** (Siti Aisah Nurhalida Musthafa/Pikiran-Rakyat.com)

Share this article
Soal dugaan laporan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi yang dilakukan Brigadir J, LPSK Sebut ada kejanggalan.