News

Bukan Hanya Sumut, Darurat Banjir di Aceh 14 Kabupaten Terendam Total 131.174 Jiwa Terdampak

Oleh: Jinan Vania Barizky Kamis 27 Nov 2025, 15:05 WIB
Bukan hanya terjadi di Sumatera Utara, kini banjir bandang terjadi di daerah Provinsi Aceh sejak Rabu, 26 November 2025. (Sumber: bpba.acehprov.go.id | Foto: bpba.acehprov.go.id)

AYOJAKARTA.COM - Bukan hanya terjadi di Sumatera Utara, kini banjir bandang terjadi di daerah Provinsi Aceh sejak Rabu, 26 November 2025.

Akibat banjir yang terjadi di Aceh, komunikasi pun terhambat.

Dikutip ayojakarta.com dari data terbaru Pusdalops BPBA per Kamis (27/11/2025) pukul 06.17 WIB setidaknya total warga yang terpapar dampak bencana mencapai 131.174 jiwa. Dari jumlah tersebut, 4.826 jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi penampungan.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan kondisi banjir di 9 Kabupaten/Kota (Bireuen, Lhoseumawe, Aceh Timur, Langsa, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Singkil, Aceh Utara dan Aceh Selatan) Di Provinsi Aceh.

Baca Juga: Dinobatkan PBB Kota Terpadat di Dunia, Pemprov DKI Jakarta: Data Resmi Dukcapil 11 Juta, 42 Juta Data Kepadatan Aktivitas

Selama periode 18 November 2025 pukul 07.00 WIB hingga 26 November 2025 pukul 12.00 WIB terdampak pada rumah milik 14.235 KK/46.893 Jiwa dan 455 KK/1.497 Jiwa mengungsi.

Sebagian besar kejadian masih dipicu oleh curah hujan tinggi, angin kencang, dan kondisi geologi labil yang berdampak pada banjir, tanah bergerak, serta tanah longsor.

Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bireuen pada Minggu siang (23/11/2025) mengakibatkan terjadinya banjir luapan di beberapa kecamatan.

Menurut laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Bireuen, banjir tersebut bermula sekitar pukul 02.00 WIB ketika hujan mulai turun dengan intensitas cukup tinggi di wilayah Bireuen dan sekitarnya.

Baca Juga: Raymond Chin Curiga Ada Kejanggalan dalam Klaim Bobibos, Minta Publik Tetap Rasional

Kondisi terkini banjir juga terjadi di Aceh Utara. Hujan yang terus terjadi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan erosi tebing sungai dan banjir setinggi air ±30-50 cm di beberapa Kecamatan.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Fadmi Ridwan mengatakan, penetapan status tersebut dikeluarkan oleh masing-masing kepala daerah berdasarkan kondisi terkini yang melanda wilayah setempat.

"Kabupaten yang telah menetapkan status darurat bencana hidrometeorologi yaitu Aceh Besar, Pidie, Aceh Utara, Singkil, Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh Tengah, Aceh Tenggara, dan Aceh Barat,"kata Fadmi.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky