AYOJAKARTA.COM - Ancaman banjir rob dan kenaikan permukaan air laut di pesisir Jakarta terus meningkat, terutama di kawasan Pantai Mutiara, Jakarta Utara. Kondisi ini semakin menjadi sorotan publik setelah video tanggul yang retak dan merembes viral di media sosial.
Namun di balik kekhawatiran tersebut, Pemprov DKI Jakarta kini tengah mempercepat pembangunan proyek besar Tanggul Pengaman Pantai National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) sebagai solusi jangka panjang.
Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menjelaskan bahwa tanggul eksisting di Pantai Mutiara memang menunjukkan keretakan kecil sehingga memicu rembesan air laut hingga menimbulkan genangan di area permukiman.
Terkait kondisi ini, survei lapangan sudah dilakukan, pemetaan titik-titik rawan telah dimulai, dan rencana perbaikan struktural tengah disiapkan.
Salah satu langkah penting ialah peningkatan elevasi tanggul agar lebih tinggi dan lebih kuat dari kondisi saat ini. Di sisi lain, pembangunan tanggul NCICD terus dipercepat dan dilakukan secara bertahap.
Proyek ini menjadi bagian penting dari strategi besar perlindungan pesisir Jakarta. Saat ini, 390 meter tanggul di kawasan Pantai Mutiara sudah selesai dibangun, terutama di area reklamasi dan kawasan daratan yang memiliki kepadatan penduduk tinggi.
Langkah ini merupakan upaya awal untuk memberi perlindungan maksimal bagi permukiman yang rentan terkena luapan air laut.
Tahap selanjutnya, Pemprov DKI menargetkan pembangunan 530 meter tanggul tambahan yang akan dikerjakan melalui skema multiyears pada 2025–2027 dan kini telah masuk proses lelang.
Rinciannya, 430 meter akan dibangun di sisi timur Pantai Mutiara, sedangkan 100 meter sisanya di sisi barat. Target penyelesaian proyek ditetapkan pada tahun 2027.
Tak hanya fokus pada Pantai Mutiara, Dinas SDA juga memantau kondisi seluruh tanggul di pesisir Jakarta Utara. Tanggul yang mengalami indikasi rembes atau potensi kebocoran akan segera masuk daftar perbaikan.
Langkah ini penting untuk meminimalkan risiko kerugian sosial maupun ekonomi akibat rob yang bisa sewaktu-waktu meningkat, terlebih dengan perubahan iklim dan tren naiknya muka air laut.
Pembangunan NCICD bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi investasi jangka panjang untuk keselamatan warga Jakarta. Dengan percepatan pekerjaan dan pengawasan ketat, pemerintah berharap tanggul baru yang lebih kuat ini mampu memberikan proteksi maksimal dan menjadikan pesisir Jakarta lebih tangguh menghadapi ancaman rob di masa depan.***

Share this article
Pemprov DKI mempercepat pembangunan tanggul NCICD di Pantai Mutiara setelah muncul rembesan. Sebanyak 390 m selesai, 530 m dibangun 2025–2027. Perbaikan dan pemetaan titik rawan dilakukan untuk cegah