Raymond Chin Curiga Ada Kejanggalan dalam Klaim Bobibos, Minta Publik Tetap Rasional

Pengamat bisnis dan investor, Raymond Chin beri penjelasan soal Bobibos. (Sumber: youtube.com/@RaymondChins)
Pengamat bisnis dan investor, Raymond Chin beri penjelasan soal Bobibos. (Sumber: youtube.com/@RaymondChins)

AYOJAKARTA.COM - Inovasi bahan bakar alternatif Bobibos (Bahan Bakar Original Buatan Indonesia Boss) tengah menjadi sorotan publik.

Klaimnya yang luar biasa mulai dari RON 98, emisi hampir nol, hingga harga hanya Rp4.000 per liter membuat banyak orang berharap Indonesia benar-benar menemukan terobosan energi besar.

Namun, pengamat bisnis dan investor, Raymond Chin, mengingatkan bahwa euforia ini perlu ditanggapi dengan hati-hati. Raymond menilai ada pola yang mirip dengan beberapa proyek nasional yang pernah viral namun meredup.

Baca Juga: Poco F8 Ultra Resmi Rilis Secara Global, Kolaborasi Audio Bersama Bose Bukan Sekadar Gimik!

“Gua tuh sebenarnya agak takut Bobibos ini nasibnya nanti kayak SMK. Hype banget di awal, sangat dipolitisasi, tahu-tahu mobilnya tuh gaib,” ujarnya di chanel YouTube. Menurutnya, klaim Bobibos terasa “kebablasan” hingga memicu kecurigaan.

Ia menyoroti beberapa klaim yang dinilai too good to be true. Misalnya, 1 hektar jerami disebut bisa menghasilkan 3.000 liter bensin, performa mobil menjadi jauh lebih irit, dan biaya produksi yang ekstrem murah dibandingkan riset global yang memakan investasi ratusan miliar hingga triliunan rupiah.

“Kalau ini ada dan sudah ada di pasaran, ini perusahaan bisa jadi puluhan sampai ratusan miliar dolar,” kata Raymond. Raymond juga membandingkan Bobibos dengan riset biofuel generasi kedua (G2) yang selama satu abad gagal mencapai produksi murah dalam skala masif.

Bahkan raksasa energi dunia pun belum mampu menyamai klaim semurah Bobibos. “Klaim bisa lebih murah sama bisa lebih irit ini dua yang menurut gua red flag banget,” tegasnya.

Baca Juga: Rano Karno Ungkap Kelanjutan Program LPDP Jakarta, Target 100 Warga Dapat Beasiswa S2

Meski demikian, ia menegaskan dirinya sangat mendukung inovasi lokal. “Gua bukannya enggak mau support inovasi asal Indonesia. Ini tuh luar biasa banget. Tapi jangan sampai euforia sama klaim-klaim yang bombastis ujungnya dipakai buat kebutuhan politik,” lanjutnya.

Raymond juga mengingatkan adanya kecenderungan politisasi sejak Bobibos viral, mulai dari dukungan beberapa pejabat hingga tanda-tanda konflik kepentingan.

Baginya, potensi inovasi ini besar, namun harus diuji secara ilmiah dan transparan. “Semakin luar biasa klaimnya, harus semakin luar biasa juga bukti yang dibutuhin,” katanya.

Menurutnya, langkah paling tepat adalah menunggu hasil uji laboratorium, uji durabilitas minimal 1.000 km, dan proses sertifikasi resmi.

Ia pun menyimpulkan bahwa publik perlu mendukung inovasi, namun secara rasional. “Kita harus dukung tapi pakai otak,” tutup Raymond Chin.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Raymond Chin
# Bobibos

Berita Terkait

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.