AYOJAKARTA.COM - Presiden ke 7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sudah mengetahui siapa nama-nama besar di balik isu ijazah palsu miliknya.
Ia menduga ada operasi politik di balik isu ijazah palsu miliknya ini.
Hal ini disampaikan Jokowi saat melakukan wawancara eksklusif bersama Kompas TV, Selasa (9/12).
Bahkan, Jokowi mengaku gampang sekali menebak sosok di balik isu ini.
Baca Juga: 5 Fakta Terbaru Tentang MRT Jakarta: Integrasi Rute Baru hingga Naming Rights BSI
Namun ia mengklaim bahwa sudah mengantongi nama-nama besar yang terlibat dalam kasus ini.
Kendati demikian, Jokowi enggan menyampaikan siapa nama-nama tersebut.
Lebih lanjut, mantan Wali Kota Solo ini menegaskan niatnya membawa isu ijazah palsu ini ke ranah hukum adalah untuk pembelajaran.
"Untuk pembelajaran kita semuanya bahwa jangan sampai gampang menuduh orang, jangan sampai gampang menghina orang, memfitnah orang, mencemarkan nama baik seseorang," ujarnya.
Baca Juga: Viral Sebut Gerakan Donasi Si Paling Aceh, Profil Endipat Wijaya yang Berasal dari Partai Gerindra
Ia pun berjanji akan menunjukkan semua ijazah asli miliknya di pengadilan nanti.
Jokowi akan membawa ijazah asli miliknya mulai dari jenjang SD< SMP, SMA, hingga universitas.
Selain itu, ia mengungkapkan kekhawatirannya jika isu seperti ini dibiarkan bisa saja terjadi lagi ke orang lain.
Di pengadilan nanti, menurut berita acara, yang menuduh seharusnya bisa membuktikan tuduhannya tersebut.
Jokowi juga mengungkap alasan mengapa hingga kini ia enggan menunjukkan ijazah asli miliknya ke hadapan publik.
Alasan pertama yaitu ada aduan ke Bareskrim dan alasan kedua karena dirinya dituduh oleh beberapa pihak.***