News

MBG Lansia di Atas 75 Tahun dan Disabilitas 'Digodok' BGN dan Kemensos, Akan Hadirkan Caregiver atau Pengasuh

Oleh: Jinan Vania Barizky Rabu 04 Feb 2026, 16:51 WIB
Ilustrasi. Program MBG untuk Lansia (Sumber: Generative AI)

AYOJAKARTA.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Sosial (Kemensos) akan mematangkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Kerjasama antara BGN dan Kemensos ini akan mengkoordinasi MBG bagi lansia yang berusia di atas 75 tahun dan tinggal seorang diri.

"Semalam saya sudah berkoordinasi dengan Kepala BGN, Prof Dadan, untuk mematangkan rencana makan bergizi gratis untuk lansia yang usianya di atas 75 tahun dan tinggal sendirian. Jadi ini sedang dalam pembicaraan," ujar Mensos Gus Ipul dalam keterangan resmi yang dikutip ayojakarta.com pada Rabu, 4 Januari 2026.

Baca Juga: Ikuti Arahan Presiden Prabowo, Pramono Siap Percantik Trotoar Jakarta Jadi lebih Rapi dan Bersih

Gus Ipul menjelaskan, pertemuannya dengan kepala BGN menyepakati agar nantinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur yang dikelola BGN di berbagai daerah tidak hanya menyiapkan MBG untuk anak-anak sekolah, tapi juga lansia dan penyandang disabilitas.

"Jadi di SPPG yang ada di sekitar (wilayah) itu juga nanti melayani lansia dan penyandang disabilitas sesuai dengan data yang kami miliki atau data yang kami serahkan. Kami mendapatkan data-data itu nanti dari kepala daerah. Jadi setelah kita lakukan asesmen, lalu kita akan serahkan ke kepala daerah untuk ditandatangani, baru kemudian kita serahkan ke BGN untuk dilayani," jelas Gus Ipul.

Selain itu, Gus Ipul menambahkan, program ini juga bakal diperkuat dengan kehadiran caregiver atau pengasuh yang telah mengikuti pelatihan secara bertahap.

Baca Juga: Heboh Fenomena Ikan Sapu-sapu di Kali Ciliwung, Dinas KPKP Diminta untuk Menidaklanjuti

"Kita awali dengan pelatihan-pelatihan dulu, tapi sebelum mereka misalnya belum selesai mengikuti pelatihan, ya kita akan menggunakan tenaga-tenaga yang mengirim (MBG) ke rumah-rumah lansia dan penyandang disabilitas," ujarnya.

Lebih lanjut Gus Ipul mengatakan, program MBG lansia dan penyandang disabilitas akan dipusatkan di BGN. Sedangkan Kemensos berperan menyiapkan petugas dan sistem distribusi makanan.

"Jadi anggarannya nanti kita jadikan satu di BGN, sementara kami menyiapkan yang mengantarkan, yang merawat," katanya.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky