AYOJAKARTA.COM - Fenomena kemunculan ikan sapu-sapu di aliran Kali Ciliwung membuat heboh dalam beberapa hari terakhir.
Terkait hal ini, Sekda DKI Jakarta Uus Kuswanto pun angkat bicara.
Ia meminta agar Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) bisa menindaklanjuti maraknya fenomena ikan sapu-sapu di Kali Ciliwung tersebut.
Uus menduga ikan ini muncul berkaitan dengan persoalan limbah.
Oleh sebab itu, ia mengatakan perlunya koordinasi lintas perangkat daerah untuk menanganinya.
"Ikan sapu-sapu biasanya muncul di sungai yang bermasalah dengan limbah. Ini perlu ditindaklanjuti," ujar Uus.
Tindaklanjut ini penting dilakukan guna memastikan keamanan masyarakat, khususnya terkait konsumsi ikan dari perairan sungai.
Uus pun meminta Dinas KPKP segera melakukan pengecekan langsung ke lapangan agar masyarakat Jakarta merasa aman.
Baca Juga: Pemerintah Berencana Terapkan Skema Kerja WFA saat Bulan Ramadan 2026
Sebelumnya, Dinas KPKP DKI Jakarta telah mengingatkan soal bahaya konsumsi ikan sapu-sapu dari sungai.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Keliatan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok mengatakan bahwa secara biologis ikan sapu-sapu memang bisa dikonsumsi jika berasal dari budi daya.
Namun, ikan liar yang hidup di perairan tercemar berisiko tinggi mengandung logam berat.
Baca Juga: Pekan Depan, Transjakarta Bakal Buka Rute Baru Blok M-Bandara Soetta
Selain itu ikan tersebut juga mengandung bakteri dan parasit patogen yang berbahaya bagi kesehatan manusia.
"Di sungai tercemar, kandungan logam berat dan cemaran biologis ikan sapu-sapu sangat tinggi. Konsumsi ikan bisa menyebabkan keracunan kronis jika dikonsumsi secara rutin," ujar Hasundungan.***

Share this article
Sekda DKI Jakarta Uus Kuswanto meminta Dinas KPKP bisa menindaklanjuti maraknya fenomena ikan sapu-sapu di Kali Ciliwung.