News

Dubes Iran Soal Selat Hormuz Ditutup: Tidak Ditutup, Tetap Dibuka dengan Protokol

Oleh: Jinan Vania Barizky Jumat 06 Mar 2026, 20:15 WIB
Ilustrasi. Selat Hormuz (Sumber: Generate by AI | Foto: generate by AI)

AYOJAKARTA.COM - Ramainya pemberitaan Selat Hormuz imbas konflik geopolitik antara Israel-AS dan Iran, Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi buka suara.

Menurut Boroujerdi, pihak Iran tidak menutup Selat Hormuz namun Iran sedang menetapkan protokol lalu lintas selama masa perang.

"Selat Hormuz tidak ditutup, tetap terbuka, dan kami hanya sebagai pihak menyelenggarakan keamanan," ujarnya dikutp ayojakarta.com dari berbagai sumber pada Jumat, 6 Maret 2026.

Baca Juga: Kritik Keras Connie Bakrie, Benarkah Indonesia Kini Terjebak Strategi 'Board of War' Global?

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa kapal-kapal yang menaati protolok bisa melintas tanpa hambatan.

"Pihak-pihak yang mematuhi protokol tersebut bisa dengan mudah melewati Selat Hormuz," jelasnya.

Dubes Boroujerdi pun menyebutkan bahwa kehadiran Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah menjadi sumber keterangan atas keamanan jalur pelayaran tersebut.

Sebagai informasi Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan penutupan Selat Hormuz bagi lalu lintas kapal sejak Sabtu, 28 Februari 2026.

Baca Juga: Terjun Langsung Aduk Dodol Betawi di Jagakarsa, Pramono Minta Packaging Dibuat Lebih Menarik

Hal ini sebagai respons atas operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menyerang Iran.

Akibat serangan dari AS-Israel, tokoh pemimpin tinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei harus merenggut nyawa.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky