AYOJAKARTA.COM - Pemerintah mulai memberikan sinyal terkait pelaksanaan rekrutmen Aparatur Sipil Negara atau ASN 2026.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, usai menghadiri rapat koordinasi di Kementerian Pertahanan, Selasa (17/3).
Prasetyo menegaskan bahwa hingga saat ini proses rekrutmen ASN 2026 masih menunggu penetapan sektor prioritas yang akan menjadi fokus utama kebutuhan pegawai.
Penentuan sektor ini dinilai krusial karena akan memengaruhi jumlah formasi, jenis jabatan, serta kompetensi yang dibutuhkan.
Pemerintah pun memang sudah memfinalkan dan merumuskan terkait rekrutmen ASN 2026 ini.
Prasetyo menyampaikan hampir seluruh Menteri yang hadir di rapat sudah menyampaikan kebutuhan ASN.
"Tapi dalam kesempatan siang hari ini, kami belum bisa menyampaikan angka (kebutuhan formasi) secara detail," ujar Prasetyo dikutip dari YouTube MetroTV.
Hal ini disebabkan adanya prioritas-prioritas yang lebih dahulu harus terpenuhi.
Selain itu, pemerintah juga akan melihat kondisi kemampuan finansial yang dimiliki oleh negara dalam menentukan jumlah rekrutmen.
Di sisi lain, Prasetyo juga memberi informasi bahwa Menpan RB Rini Widyantini sudah memberikan surat untuk Kementerian/ Lembaga dan pemerintah daerah agar melakukan pemetaan ASN.
Saat ini pemetaan kebutuhan ASN terus dilakukan secara paralel.
"Meskipun sebenarnya secara terpisah, kita di pusat juga melakukan pemetaan terhadap seluruh ASN," ungkapnya.
Pemerintah saat ini juga mencari titik temu, terutama soal jumlah kebutuhan ASN.***