News

BOBIBOS Klaim Indonesia Bisa jadi Eksportir Minyak jika Diberikan Kewenangan oleh Prabowo Kelola 10 Juta Hektare Sawah

Oleh: Desi Kris Rabu 08 Apr 2026, 12:52 WIB
Energi Merah Putih BOBIBOS (Sumber: Kolase AI dan Instagram @bobibos_)

AYOJAKARTA.COM - Energi Merah Putih BOBIBOS menyampaikan klaim ambisius terkait potensi energi nasional.

Dalam pernyataannya BOBIBOS menilai Indonesia memiliki peluang besar menjadi negara eksportir minyak.

Hal ini bisa terjadi, jika BOBIBOS diberikan kewenangan untuk mengelola hingga 10 juta hektare lahan sawah.

Ide ini disampaikan BOBIBOS di tengah gejolak harga minyak dunia yang terus naik akibat konflik Timur Tengah.

BOBIBOS pun memberikan saran yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dalam saran tersebut, BOBIBOS mengklaim pihaknya mampu memproduksi bahan bakar dalam jumlah besar jika diberi kesempatan mengelola lahan sawah di Indonesia.

Jika saja Prabowo memberi kewenangan untuk mengelola 5 juta hektare sawah, BOBIBOS dapat menghasilkan hingga 10 miliar liter bahan bakar dalam satu kali panen.

Dengan asusmi dua kali panen dalam satu tahun, produksi bahan bakar dari jerami bisa bisa meningkat jadi 20 miliar liter per tahun yang setara dengan 125,7 juta barel.

“Sehingga dari 5 juta hektare sawah di Indonesia, Bobibos bisa menciptakan bahan bakar sekitar 344.620 barel per hari,” tulis BOBIBOS di akun Instagram @bobibos_.

Jika lahan yang dikelola ditingkatkan jadi 10 juta hektare, kata BOBIBOS, produksi bahan bakar justru semakin meningkat dan bisa mencapai 689.239 barel per hari.

BOBIBOS juga menyoriti kondisi energi nasional saat ini yang membutuhkan BBM mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sementara produksi dalam negeri baru sekitar 580 ribu barel per hari.

Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia masih harus mengimpor sekitar 1,02 juta barel minyak per hari untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

BOBIBOS lantas menilai, jika ide yang mereka tawarkan ini dijadikan bagian dari proyek transisi energi nasional, maka ketergantungan impor bisa ditekan secara signifikan.

"Jika Bobibos dijadikan proyek transisi energi nasional, sisa impor Indonesia tinggal sekitar 330.761 barel per hari,” lanjut BOBIBOS.

Lebih lanjut, BOBIBOS menyebut ada potensi peningkatan produksi apabila sawah bisa dipanen hingga tiga kali dalam setahun.

Hal ini akan membuat Indonesia bisa bebas dari impor, bahkan berpotensi menjadi negara eksportir minyak.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris