News

Eks Asisten I Pemprov Sumsel Kritik Keras Sikap Kabag Protokol Palembang: Pejabat Harus Lebih Beretika!

Oleh: REDAKSI
Respons Kabag Prokompim Palembang, Paramiswari, setelah dinilai pejabat anti kritik (Sumber: Instagram @palembanginfo)

AYOJAKARTA.COM --Sikap Kepala Bagkan Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Paramiswari terkait celotehannya media sosial hingga kini terus menjadi sorotan.

Mantan Asisten I Pemprov Sumsel, Ikhwanuddin menilai sikap Kabag. Protokol Pemkot Palembang tersebut tidak memahami etika pemerintahan yang pernah dipalajari.

"Harusnya sebagai pejabat, bisa bersikap lebih bijak dan lebih beretika dalam menyampaikan kritikan dari masyarakat," ungkapnya.

Ikhwanuddin yang juga alumni Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN), atau yang saat ini lebih dikenal dengan nama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), meminta pimpinan atau dalam hal ini Walikota/Wakil Walikota, dapat mempertimbangkan terkait sikap Kabag. Protokol tersebut yang telah memalukan institusi pemerintahan.

"Harusnya kritik itu dijadikan hal yang positif. Bukan dijadikan untuk dibalas dengan cacian, apalagi sampai membawa-bawa urusan politik," ulasnya.

Menurut Ikhwanuddin, kritikan adalah bagian penting dalam menjalankan roda pemerintahan.

Dan harus dipahami, Walikota Palembang adalah pejabat milik masayarakat Kota Palembang.

"Mau itu masyarakat tidak memilihnya saat Pilkada kemarin, Walikota adalah pejabat publik yang digaji dari uang rakyat. Apapun kritikan masyarakat, itu untuk kebaikan, jangan ditanggapi sebagai hal negatif," tegasnya.

Ikhwanuddin sangat berharap, pimpinan dalam hal ini Walikota atau Wakil Walikota dapat mengevaluasi pejabat yang telah melukai hati rakyat tersebut.

"Jangan sampai nanti, Walikota itu sendiri yang dirugikan. Karena, pembinaan itu penting, agar kedepan tidak ada lagi pejabat seperti Kabag. Protokol tersebut," tandasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Kabag. Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kota Palembang, Paramiswari saat ini menjadi sorotan setelah dirinya merespons kritik warga mengenai banjir di media sosial.

Paramiswari menuding @palembanginfo telah melakukan penggiringan opini negatif mengenai banjir.

Bahkan, ia menyebut, semua yang dilakukan Pemkot Palembang selalu dianggap salah. Bahkan, dia menuding @palembanginfo sebagai bagian kelompok sakit hati karena kalah dalam Pilkada Palembang 2024.

"@palembanginfo, dari kemarin nian akun kau ni min y nggiring opini jelek, salah galo singgohnyo e, sampe brp postingan kuperhatike. Mase imbas saket ati kalah kmrn apo? Amen dak siap mangkonyo, jgn nyubo2 berpolitik. Sian nian y...," tulis Paramiswari.

Respons itu sontak menimbulkan kecaman dan menganggap respons tersebut sebagai cermin sikap arogan dan antikritik dari pejabat publik.***

Reporter REDAKSI
Editor Desi Kris