AYOJAKARTA.COM - Kabar gembira untuk para pekerja, melalui Siaran Pers Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengumumkan UMP 2024 akan naik.
Sementara itu, kenaikan UMP 2024 rencananya akan diberlakukan mulai 1 Januari 2024.
Kemnaker secara resmi menerbitkan aturan baru perihal naiknya UMP 2024 pada 10 November 2023 kemarin. Aturan tersebut adalah Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.
Baca Juga: UMP 2024 Resmi Naik, Segini Besaran Upah Minimum yang Berlaku di Jabodetabek
Dikutip AyoJakarta.com dari laman kitalulus, serikat pekerja meminta kenaikan UMP 2024 sebesar 15%.
Namun permintaan tersebut tentu saja belum diketahui akan dikabulkan atau tidak karena pihak pemerintah belum menetapkan besaran maksimal kenaikan upah minimum 2024.
Pihak Kemnaker sendiri telah memberikan tenggat atas penetapan upah minimum 2024.
Baca Juga: UMP 2024 Resmi Naik, Segini Besaran Upah Minimum per Wilayah yang Berlaku di Jawa Timur
Yang mana soal informasi UMP 2024 terbaru harus sudah ditetapkan paling lambat pada 21 November 2023, sedangkan UMK maksimal pada 30 November 2023.
Simulasi Daftar UMP 2024 Jika Naik 15 persen
Berikut simulasi daftar upah minimum 2024 untuk seluruh provinsi di Indonesia jika naik 15 persen:
Aceh: Rp3.413.666 menjadi Rp3.925.715
Sumatera Utara: Rp2.710.493 menjadi Rp3.117.066
Sumatera Barat: Rp2.742.476 menjadi Rp3.153.847
Riau: Rp3.191.662 menjadi Rp3.670.365
Jambi: Rp2.943.033 menjadi Rp3.384.487
Sumatera Selatan: Rp3.404.177 menjadi Rp3.914.803
Bengkulu: Rp2.418.280 menjadi Rp2.781.022
Lampung: Rp2.633.284 menjadi Rp3.028.276
Baca Juga: Hore! Sri Sultan HB X Pastikan UMP 2024 Provinsi Yogyakarta akan Naik, Berapa Persentasenya?
Bangka Belitung: Rp3.498.479 menjadi Rp4.023.250
Kepulauan Riau: Rp3.279.194 menjadi Rp3.771.073
DKI Jakarta: Rp4.901.798 menjadi Rp5.637.067
Jawa Barat: Rp1.986.670 menjadi Rp2.284.670
Jawa Tengah: Rp1.958.169 menjadi Rp2.251.894
DI Yogyakarta: Rp1.981.782 menjadi Rp2.279.049
Jawa Timur: Rp2.040.244 menjadi Rp2.346.280
Banten: Rp2.661.280 menjadi Rp3.060.472
Baca Juga: UMP 2024 Naik! Segini Besaran UMP yang Berlaku di 34 Provinsi Jakarta Tertinggi
Bali: Rp2.713.672 menjadi Rp3.120.722
NTB: Rp2.371.407 menjadi Rp2.727.118
NTT: Rp2.123.994 menjadi Rp2.442.593
Kalimantan Barat: Rp2.608.601 menjadi Rp2.999.891
Kalimantan Tengah: Rp3.181.013 menjadi Rp3.658.164
Kalimantan Selatan: Rp3.149.977 menjadi Rp3.622.473
Kalimantan Timur: Rp3.201.396 menjadi Rp3.681.605
Kalimantan Utara: Rp3.251.702 menjadi Rp3.739.457
Sulawesi Utara: Rp3.485.000 menjadi Rp4.007.750
Baca Juga: Menaker Pastikan UMP 2024 Naik, Cek Daftar UMK yang Sudah Berlaku di Jawa Barat
Sulawesi Tengah: Rp2.599.456 menjadi Rp2.989.374
Sulawesi Selatan: Rp3.385.145 menjadi Rp3.892.916
Sulawesi Tenggara: Rp2.758.984 menjadi Rp3.172.831
Gorontalo: Rp2.989.350 menjadi Rp3.437.752
Sulawesi Barat: Rp2.871.794 menjadi Rp3.302.563
Maluku: Rp2.812.827 menjadi Rp3.234.751
Maluku Utara: Rp2.976.720 menjadi Rp3.423.228
Papua: Rp3.864.696 menjadi Rp4.444.400
Papua Barat: Rp3.282.000 menjadi Rp3.774.300
Baca Juga: Segini Besaran Kenaikan UMP 2024 di Jawa Barat menurut Disnakertrans Jabar:Tak Sampai 15 Persen!
Itu dia besaran upah minimum tiap wilayah di Indonesia jika UMP 2024 naik 15 persen yang dikutip dari laman kitalulus.***