News

Prediksi Indeks Sinar UV di Indonesia Selasa 25 April 2023, Kategori Ekstrem pada Jam ini! BMKG Beri Imbauan

Oleh: Jasmi Anes Senin 24 Apr 2023, 18:40 WIB
Ilustrasi Sinar UV


AYOJAKARTA.COM - Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) menerbitkan informasi terbaru Indeks Ultraviolet Sinar Matahari (UV) di wilayah RI, untuk prediksi tanggal 25 April 2023.

Informasi tersebut diketahui dari unggahan pada Instagram resmi BMKG @infobmkg yang diunggah pada Senin (24/4/2023).

BMKG memberikan informasi terkait prediksi paparan UV sinar matahari di wilayah Indonesia yang akan terjadi Selasa, tepatnya pada 25 April 2023.

Baca Juga: Masyarakat Indonesia Keluhkan Cuaca Panas yang Luar Biasa, BMKG Beri Penjelasan: Ada 5 Penyebab!

Dalam unggahan BMKG tersebut dijelaskan cukup detail prediksi dari kapan dan keterangan yang terjadi pada jam-jam yang telah disebutkan.

Pada pukul 06.00-07.00 WIB, wilayah-wilayah di Indonesia perlahan mencapai indeks UV kategori rendah atau hijau.

Kemudian indes UV meningkat mulai pukil 08.00-09.00 di mana wilayah Tengah dan Timur Indonesia mulai masuk level moderat (kuning, risiko bahaya sedang) lalu level tinggi (oranye, risiko bahaya tinggi).

Baca Juga: Peringatan Dini Cuaca 14-16 April 2023, Simak Daftar Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat hingga Disertai Petir

Puncaknya indeks UV yang terlihat merah membara terjadi pukul 10.00- 12.00, hampir seluruh wilayah Indonesia ada pada kategori very high atau resiko bahaya paling tinggi hingga ekstrem.

Pada pukul 13.00 wilayah Indonesia bagian Barat masih pada level tinggi dengan warna merah, namun dibagian wilayah Timur sudah memasuki level moderat.

Untuk indeks UV pada pukul 14.00 sudah mulai memperlihatkan penurunan secara berangsur.

Baca Juga: Makanan yang Bisa Dikonsumsi di Cuaca Panas Jakarta, Bukan Es dan Tidak Hanya Buah Segar!

Pada indeks UV pada kategori bery high (resiko bahaya tinggi) BMKG mengimbau masyarakat untuk:

- Tingkat bahaya tinggi bagi orang yang terpapar matahari tanpa pelindung, diperlukan tindakan pencegahan ekstra karena kulit dan mata dapat rusak dan terbakar dengan cepat

-Minimalisir waktu di bawah paparan matahari antara pukul 10 pagi hingga pukul 4
sore

Baca Juga: Ramadan Sebentar Lagi dan Cuaca Ekstrem Masih Membayangi, Simak Tips Berikut agar Tetap Sehat!

- Tetap di tempat teduh pada saat matahari terik siang hari

- Kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar, dan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV, pada saat berada di luar ruangan

- Oleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam bahkan pada hari berawan, setelah berenang, atau berkeringat

Baca Juga: Rawan Bencana di Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Jakarta Lakukan Gebrakan Ini untuk Langkah Antisipasinya

- Permukaan yang cerah, seperti pasir, air, dan salju, akan meningkatkan paparan UV.

Sementara untuk indeks UV kategori ekstream dengan indek (>11) diimbau untuk:

- Tingkat bahaya ekstrem bagi orang yang terpapar matahari tanpa pelindung diperlukan semua tindakan pencegahan terhadap kulit dan mata

Baca Juga: Teknologi Modifikasi Cuaca Bisa Berakibat Fatal? Begini Penjelasan Salah Satu Peneliti Brin

- Hindari paparan sinar matahari antara pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore

- Tetap di tempat teduh pada saat matahari terik siang hari

- Kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar, dan kacamata hitam yang menghalangi sinar UV, pada saat berada di luar ruangan

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini untuk Wilayah DKI Jakarta

- Oleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam bahkan pada hari berawan, setelah berenang, atau berkeringat

- Permukaan yang cerah, seperti pasir, air, dan salju, akan meningkatkan paparan UV.***

Reporter Jasmi Anes
Editor Desi Kris