AYOJAKARTA.COM - Ferdy Sambo, suami Putri Candrawathi pernah memiliki karir yang mentereng selama menjadi perwira Polisi.
Namun sayang, karir mentereng Ferdy Sambo kini berakhir tragis usai kasusnya dalam pembunuhan berencana Brigadir Yosua.
Ferdy Sambo harus menerima vonis mati dan membuat karir yang telah dibangun selama puluhan tahun hancur lebur.
Padahal berbagai prestasi telah ia dapatkan selama berdinas.
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Wartawan Lurus pada Sabtu, 15 April 2023 berikut jejak karir Ferdy Sambo.
Sebelumnya mari mengenal terlebih dahulu bagaimana perjalanan hidup eks Kadiv Propam Polri ini.
Baca Juga: Sudah Divonis Mati, Ferdy Sambo Bisa Mendapat Keringanan Hukuman jika Mau Melakukan Hal Ini
Suami Putri Candrawathi lahir pada 9 Februari 1973 di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, 100 km di utara Kota Ujung Pandang.
Sambo memulai sekolah pada usia enam tahun di SD Khatolik Mamajang Ujung Pandang pada 1979, kemudian masuk SMP Negeri 6 Ujung Pandang pada 1985-1988.
Saat itu ia bertemu Putri Candrawathi dan timbullah perasaan cinta monyet.
Setelah lulus, mereka melanjutkan ke sekolah favorit di Ujung Pandang kala itu yakni SMA N 1 Ujung Pandang 1988-1991.
Singkat cerita Sambo lulus masuk sebagai taruna AKP pada 1991, sedangkan Putri Candrawathi melanjutkan pendidikan sebagai Dokter gigi.
Sambo telah menyandang jabatan sebagai Inspektur Polisi dua setelah lulus Akpol pada 1994.
Tugas pertamanya yaitu sebagai Perwira Samapta di Polres Metro Jakarta Timur pada 1995.
Hanya satu tahun menjadi Pamapta ia pun mendapat kesempatan menjabat sebagai Kanit Buser Jakarta Timur pada 1996 dan tugasnya adalah memburu para bandit di wilayah Jakarta Timur.
Kemudian pada 1997-1999, ia sempat pindah tugas sebagai Kanit Rasintel Polsek Metro Pasar Rebo, dan Polsek Metro Cakung.
Berkat prestasinya, jabatan Wakapolsek Metro Matraman pun disandang pada 1999, kemudian ia menjadi Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur pada 1999 hingga 2001.
Saat menjadi Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, ia pun melangsungkan pernikahannya dengan Putri Candrawathi dan dikarunia tiga orang anak.
Jabatannya terus naik, ia diberi kesempatan untuk menjadi Kasat Reskrim Polres Bogor pada 2003 sampai 2004.
Dan menjadi Wakapolres Sumedang Polda Jawa Barat pada 2007 hingga 2008, salah satu jabatan yang membuatnya lebih besar adalah ketika menjadi Kapolres Purbalingga pada 2012, dan ia telah menjadi Kapolres Brebes pada 2013 dengan pangkatnya sudah AKBP.
Singkat cerita, selama 26 tahun berkarir di Kepolisian, Sambo mampu menaiki delapan tangga kepangkatan dari Ipda sampai Irjen Pol.
Namun sayangnya jabatan tersebut harus sirna, semua kehormatan yang telah dicapai hilang karena kasus yang menjeratnya saat ini.***