AYOJAKARTA.COM - Ditengah maraknya sorotan publik terhadap gaya hidup para pejabat khususnya Kementerian Keuangan (Kemenkeu), baru-baru ini tercium kembali kabar yang tak kalah menghebohkan.
Kabar ini mencuat dari unggahan di salah satu akun Facebook, yang mana tampak satu unit mobil mewah diduga milik Menteri Keuangan (Menkeu Sri Mulyani) masuk ke Apron Bandara Soekarno Hatta.
Dikutip Ayojakarta.com melalui akun Instagram @undercover.id, terkuak kabar mobil salah satu pejabat tanah air yang masuk ke Apron Bandara Soekarno Hatta dari unggahan Facebook milik Peter Gontha.
Baca Juga: Masih Ada Kuota! Ayo Daftar Mudik Motor Gratis atau Motis Jelang Lebaran 2023, Cek di Sini!
Peter Gontha mengunggah foto mobil mewah berjenis Alphard hitam yang masuk ke Apron Bandara Soekarno Hatta.
Dalam fotonya, terlihat mobil Alphard hitam tersebut dikawal oleh mobil minibus dengan bertuliskan Direktorat Jenderal Bea Cukai.
"Ini apa lagi coba? Mobil pribadi masuk apron Bandara Soetta, menurunkan penumpang langsung dari pesawat ke mobil pribadi Alphard, terus dikawal di belakangnya sama mobil Bea Cukai. Ampun barangnya banyak amat!" tulis keterangan mantan Duta Besar RI untuk Polandia itu.
Baca Juga: Mantul! Deretan Prestasi Jerome Polin Sijabat, Ternyata Pernah Masuk Forbes 30 Under 30 Loh
"Ini pasti pejabat. Lihat aja, ada ajudan pakai baju putih pakai ransel, tipikal pejabat atau istrinya! Udah tahu netizen bergentayangan di seantero Nusantara, kok masih berani ya? Hai, pemerintah! Periksa dong! Siapa sih mereka?" sambungnya.
Diduga, mobil Alphard berwarna hitam tersebut ditumpangi oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Atas unggahannya, Peter Gontha sempat meminta maaf kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani, apabila kemungkinan postingannya ini membuat Sri Mulyani terusik.
Akan tetapi melalui unggahan yaitu Peter Gontha memiliki tujuan untuk mengingatkan kepada seluruh pejabat tanah air untuk tetap mengikuti aturan yang telah ditentukan.
"Jangan gara-gara kedudukannya sebagai Menteri Keuangan yang katanya terbaik di dunia, terus boleh bikin apa saja," ungkap Peter Gontha.
Tidak segan, Peter Gontha justru membanggakan gaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bisa mengikuti aturan bandara.
Pasalnya menurut Peter Gontha, Presiden Jokowi lebih memilih berjalan kaki jika beliau telah melakukan pendaratan dari pesawat yang ditumpanginya.
Baca Juga: Full Senyum! Anies Baswedan Mantap Maju Pilpres 2024: Koalisi Perubahan untuk Persatuan Makin Solid
"Kita lihat Presiden Jokowi, kalau beliau mendarat di Halim, selalu jalan kaki dari pesawat menuju gedung terminal VIP, kok Presiden saja bisa? Kok Menteri kita tidak bisa?, ujar Peter Gontha.
Peter Gontha sembat mendapatkan informasi yang menjelaskan perihal penjemputan Sri Mulyani oleh mobil Alphard hitam tersebut.
Menurut informasinya, Sri Mulyani saat itu akan bergegas pergi ke Gudang Bea Cukai, namun Peter Gontha mengungkap tetap saja harus sesuai prosedur.
Adapun prosedurnya yakni seperti memakai mobil yang approve otoritas bandara secara resmi.
"Jangan otoritas juga kasih pengecualian lagi, ini kan untuk menjaga keamanan bandara dan Pesawat yang parkir di sana," jelas Peter Gontha.
Untuk informasi bahwa apron merupakan wilayah steril di bandara yang tidak bisa sembarang penumpang masuk ke area tersebut.
Hal ini sebagaimana tercantum dalam Pasal 435 Undang-Undang nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan.
Baca Juga: Bocor! Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2023 Cair? Berikut Informasinya...
Pasal 435 tersebut berbunyi, "Setiap orang yang masuk ke dalam pesawat udara, daerah keamanan terbatas bandar udara, atau wilayah fasilitas aeronautika secara tidak sah sebagaimana dimaksud dalam pasal 344 huruf c, dipidana dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak 500 juta."***