AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua merupakan pil pahit dalam Korps Bhayangkara.
Pasalnya pembunuhan ini dilakukan oleh Ferdy Sambo yang pada saat itu menjabat sebagai kadiv propam polri.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa kasus ini memang sangat menarik perhatian publik terlebih lagi kepada Richard Eliezer.
"Seorang Richard Eliezer yang selama ini selalu menjadi perhatian dan mendapatkan dukungan publik hingga pada akhirnya dinyatakan bersalah karena dia juga jelas-jelas itu menembak. Namun disisi lain dia juga dianggap sebagai maskot terhadap keberanian untuk menyampaikan kejujuran, " kata Listyo Sigit Prabowo.
Menurutnya keberanian dan kejujuran Richard Eliezer ini harus dicontoh oleh semua anggota kepolisian dalam menjunjung tinggi nilai-nilai yang sudah diatur sebelumnya.
"Jadi tentunya nilai keberanian untuk menyampaikan kejujuran, keberanian untuk menolak perintah yang salah ini tentunya harus dicontoh bagi seluruh anggota sehingga kemudian ke depan kita betul-betul bisa menjaga nilai-nilai tersebut, " ucap Listyo Sigit Prabowo.
Baca Juga: Alasan Relasi Kuasa Muncul dalam Kasus Narkoba Teddy Minahasa, Sukseskah Seperti Richard Eliezer?
Selain itu Sigit mengatakan bahwa Polri terus melakukan perbaikan mulai dari sistem rekrutmen dengan prinsip bersih dan harus transparan.
Kemudian ia juga mengatakan bahwa Richard Eliezer mempunyai prinsip yang selalu memegang tinggi nilai kejujuran meskipun terlambat ia harus menerima sanksi atas perbuatannya.
"Jadi seperti yang saya sampaikan bahwa dia seorang prajurit kelas bawah, tapi kita hargai bahwa dia berani mempertahankan kejujurannya walaupun sebenarnya terlambat sehingga mau tidak mau terhadap apa yang dia lakukan dia mendapatkan sanksi dan tentunya kita hormati apapun yang menjadi keputusan hakim, " kata Sigit yang dikutip ayojakarta.com pada diskusi satu meja yang ditayangkan di Kompas TV.
Selanjutnya Sigit mengatakan bahwa kesempatan yang diberikan kepada Richard Eliezer yang memiliki nilai integritas diharapkan bisa menularkan sikap yang positif nantinya.
"Namun disisi lain juga ada keringanan yang diberikan kepada dia dari sisi kita sebagai institusi dimana kita melihat bahwa nilai kejujuran yang ada pada Richard Eliezer, prajurit dengan pangkat terendah di kepolisian tapi dia menjaga dan itu bagi kita integritas dia seperti itu tentunya harus kita hargai," kata Sigit.
Kesempatan untuk menjadi polisi aktif yang diberikan kepada Richard Eliezer ini tentunya mempunyai tugas yang mana ia menyampaikan nilai-nilai integritas yang harus dijaga.
Untuk keamanan Richard Eliezer sendiri sudah menjadi kewajiban kita sebagai pihak berwajib.
Polri juga mempunyai keamanan yang sudah diatur sesuai dengan tupoksinya dalam menjaga keamanan terkait ancaman yang ada. Dan Polri juga bekerja sama dengan LPSK dalam menjaga keamanan Richard Eliezer.***